dutapublik.com, MEMPAWAH – Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) lakukan kajian rutin seputar Internet di aula MA Babussalam Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu (28/8).
Adapun tema dalam kegiatan yang diadakan PK IPNU IPPNU MA Babussalam tersebut, yaitu “Pentingnya Peran Pelajar dan Pemuda untuk bersaing di Era Adiksi Internet (Kecanduan Internet).
“Yang tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada kader tentang seputar dampak positif dan negatif seputar Internet,” ungkap Ali Musa selaku Ketua PK IPNU MA Babussalam.
Turut hadir Ketua PC IPNU Mempawah Haris Rosi, Ketua PAC IPNU IPPNU Sungai Pinyuh Fariski dan Nurmala serta mantan Ketua PAC Periode 2018-2020 Rekan Fathul Qorib.
Haris Rosi selaku Pemateri dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa ada tiga cara di dalam memanfaatkan internet.

Keterangan Gambar 2 : Peserta Kajian Rutin Tentang Internet
“Saya mengklasifikasi dengan 3 metode dalam memanfaatkan internet, yang pertama Planning (Perencaan_red), kedua adalah Organization (Terorganisir_red) dan yang ketiga Action (Aksi_red),” urainya.
Lebih lanjut, Haris menjelaskan tentang dampak negatif dan positif daripada internet.
“Jadi saya katakan bahwa Internet sebuah media yang memiliki dampak negatif dan positif, di mana kita harus hati-hati dalam menggunakannya dan lebih memanfaatkan internet kepada hal yang sifatnya produktif dan mengedukasi diri untuk masa depan yang lebih cerah sebagai regenerasi bangsa,” imbuhnya.
Ia berpesan kepada para kader dan pengurus yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk bisa menjadi pelopor dalam memanfaatkan internet.
“Pesan saya untuk semua yang hadir khususnya komisariat IPNU IPPNU MA Babussalam Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh agar bisa menjadi pelopor dalam memanfaatkan dunia Internet bagi pelajar di Babussalam terkhusus dan Kabupaten Mempawah umumnya,” tegasnya. (Pathol Kurib)





