dutapublik.com, KARAWANG – Pembentukan atau deklarasi Relawan Potensi Sar Lensa Satgas Kebencanaan ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penanggulangan bencana.
Dengan terbentuknya Satgas Kebencanaan di Kabupaten/Kota, khususnya di daerah rawan bencana dapat menjadikan masyarakat lebih siap dalam menghadapi bencana.
Organisasi Sar Lensa ini baru dibentuk dan dideklarasikan pada Sabtu (28/8) di wilayah Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang tepatnya di Pemancingan Adimix Desa Kalang Sari.
Kegiatan tersebut, dihadiri Kepala Sekolah SMK Lentera Bangsa Drs, Ahmad Jaelani, M.M., Muspika Kecamatan Rengasdengklok, Kapolsek Rengasdengklok Kompol Agus Setiawan, Danramil Rengasdengklok yang diwakili oleh Pelda Pasaribu dan para Tokoh Agama dan Siswa SMK Lentera Bangsa.
Dedi MK, selaku Penasehat Organisasi Sar Lensa menyampaikan wacananya terkait antisipasi kemungkinan yang terjadi menghadapi musim penghujan.
“Apa yang kita realisasikan terhadap lingkungan untuk menyambut musim penghujan bulan besok, kita mengadakan dan siap itu antisipasi untuk mengatasi hal-hal yang memang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia menerangkan beberapa kejadian sebelumnya, seperti kebakaran dan kebanjiran di setiap wilayah Dapil 2 dan Dapil 3 Kabupaten Karawang. Seperti yang menimpa wilayah Kecamatan Batujaya dan Kecamatan Pakisjaya, sering mengalami banjir musiman.
“Nah di sini kita sebagai organisasi Sar Lensa yang di bidang kemaslahatan umat, artinya selalu siap untuk mengatur hal-hal seperti itu yang selanjutnya kita sosialisasi dengan Desa-Desa di wilayah Dapil 2 Dapil 3. Kalau seandainya setiap Desa itu membutuhkan kita untuk ada penanganan dini atau antisipasi terkait kemusibahan, ini selalu siap 24 jam,” terangnya.

Keterangan Gambar 2 : Unsur Muspika Rengasdengklok Saat Bersama Pengurus Sar Lensa
Alasan dibentuknya organisasi Sar Lensa tersebut, lanjut Dedi, berawal dari sejarah, yang terlahir dari hasil komunikasi dan kedekatan emosional dengan BPBD dan mengingat sarana Kabupaten serta Provinsi yang jaraknya lumayan jauh. Sehingga terbentuk Sar Lensa dengan niat untuk membantu memfasilitasi.
“Sehingga kita mempunyai inisiatif sendiri untuk mengantisipasi diri. Mungkin sebagai lembaga Sar Lensa untuk Ketuanya sendiri dari sekolah SMK swasta Lentera Bangsa yang Kepala Sekolahnya oleh Pak Ahmad Jaelani,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua FKP3D Wilayah II Suhatril menambahkan, deklarasi Sar Lensa yang ada di Rengasdengklok tersebut tergabung dalam FKP3D (Forum Kordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan).
Menurutnya, FKP3D tersebut sudaha ada undang-undang yang mengatur. Jadi resmi dari Pemerintah. Untuk ke depannya mungkin FKP3D akan bertambah bagus, karena selama ini FKP3D terus berkembang dan terus bertambah anggotanya.
“Alhamdulillah dengan diresmikannya Sar Lensa di Karawang ini dan sudah selesai dideklarasikan. Jadi kita di FKP3D bisa makin lebih kompak lebih solid lagi,” tuturnya.
Dirinya berharap, Sar Lensa mungkin bisa berperan aktif di Jawa Barat pada umumnya ketika ada bencana maupun di Karawang sendiri.
“Sar Lensa ini bukan di Kecamatan Rengasdengklok saja, harapannya lebih luas lagi di Kabupaten Karawang atau Jawa Barat. FKP3D ini tugasnya mencari dan menolong kalau ada yang hilang dan ada yang tenggelam.”
“Kita mencari dan menolong jika ada korban yang meninggal atau yang masih hidup. Sampai saat ini tugas kita fokus menolong dulu mencari yang hilang dan yang tenggelam,” pungkasnya. (Ray)






