PLN UP3 Cimahi Dan UID Jawa Barat Gelar FGD Pengelolaan PCBs Tahun 2025, Tegaskan Komitmen Terhadap Lingkungan Dan Kepatuhan Regulasi

160

dutapublik.com, CIMAHI – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), khususnya senyawa Polychlorinated Biphenyls (PCBs), sebagai bagian dari strategi keberlanjutan dan pemenuhan kewajiban lingkungan. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, PLN UP3 Cimahi bersama PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan PCBs Tahun 2025 yang dilaksanakan di kantor PLN UP3 Cimahi dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan (site visit) ke lokasi penyimpanan transformator yang mengandung PCBs.

FGD ini dihadiri oleh berbagai pihak strategis, termasuk Vice President Lingkungan PT PLN (Persero), Bapak Made Yusadana, serta perwakilan dari Direktorat Pengelolaan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ibu Haruki Agustina beserta tim. Turut hadir Manager PLN UP3 Cimahi, Ibu Aryta Wulandari, jajaran manajemen PLN UID Jawa Barat, serta para pengelola lingkungan dari berbagai unit PLN di wilayah Jawa Barat.

Dalam sesi diskusi, para narasumber memaparkan pentingnya pengelolaan transformator dan peralatan kelistrikan yang berpotensi mengandung PCBs, yang telah ditetapkan sebagai salah satu limbah prioritas untuk dihapuskan secara nasional sebelum tahun 2028, sesuai dengan Konvensi Stockholm dan Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001.

Langkah Nyata: Site Visit ke Lokasi Penyimpanan Transformator
Sebagai bagian dari transparansi dan pembelajaran bersama, kegiatan dilanjutkan dengan site visit ke lokasi penyimpanan transformator milik PLN UP3 Cimahi yang mengandung atau berpotensi mengandung PCBs. Kegiatan ini dipimpin oleh Ibu Amna Apriliani, selaku Assistant Manager Lingkungan PLN UID Jawa Barat. Dalam kunjungan ini, peserta diajak melihat langsung bagaimana tata kelola penyimpanan dilakukan sesuai dengan kaidah teknis dan regulasi lingkungan yang berlaku, mulai dari pelabelan (labeling), pengamanan area, hingga prosedur pengawasan limbah.

Dalam sambutannya, Manager PLN UP3 Cimahi, Ibu Aryta Wulandari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas unit dalam pengelolaan lingkungan.
“Kami merasa terhormat menjadi tuan rumah FGD yang sangat strategis ini. Pengelolaan PCBs bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga bentuk tanggung jawab PLN terhadap masa depan lingkungan dan generasi yang akan datang. Semoga langkah ini menjadi penguat komitmen kita bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Bapak Tonny Bellamy, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa FGD ini menunjukkan keseriusan PLN dalam menjalankan roadmap penghapusan PCBs. “Pengelolaan PCBs merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara sistematis, terstruktur, dan konsisten. Kegiatan seperti ini memperkuat sinergi antara unit pelaksana dan regulator serta menjadi sarana berbagi praktik baik untuk menjamin keselamatan dan kepatuhan lingkungan,” ujar Tonny, 16 Mei 2025.

Melalui kegiatan FGD dan site visit ini, PLN menegaskan kembali targetnya untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia bebas PCBs pada tahun 2028. Program identifikasi, pengujian laboratorium, pengelompokan, dan decommissioning peralatan PCBs terus dilakukan secara masif dan terukur di seluruh unit kerja.

FGD ini juga menjadi forum diskusi terbuka antara PLN dan KLHK dalam menyamakan persepsi serta menyusun langkah-langkah implementatif yang sinergis dan efektif.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, yang menandai komitmen kolaboratif antara PLN dan para pemangku kepentingan lingkungan untuk mewujudkan operasional perusahaan yang aman, patuh, dan berkelanjutan. (Yaman)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *