dutapublik.com, KARAWANG – H. Tarno, selaku Kepala Desa Purwajaya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memberikan apresiasi kepada tim Posko Pengaduan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Dutapublik, yang telah berhasil membantu warganya pulang ke Indonesia.
PMI tersebut adalah Iis Sulastri, warga Dusun Pulogebang Desa Purwajaya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang sekira tahun 2023 dipekerjakan menjadi PMI nonprosedural di kawasan negara Timur Tengah.
“Saya mewakili Pak Kades dan Pemdes Purwajaya mengucapkan terima kasih banyak kepada tim Posko Pengaduan PMI dutapublik, yang telah membantu warga kami hingga berhasil pulang ke kampung halaman.”
“Kami merasa prihatin dengan kejadian yang dialami oleh warga kami yang dipekerjakan menjadi TKW nonprosedural di Timur Tengah,” ucap Kadus Ohang, mewakili Kades H. Tarno, kepada media dutapublik.com, saat ditemui di kediamannya, pada Sabtu (25/5/2024) malam.
Kadus Ohang, mengakui bahwa dengan kejadian yang menimpa PMI Iis Sulastri, dirinya akan terus memberikan sosialisasi kepada warga Desa Purwajaya agar terhindar dari kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Dengan kejadian, Iis Sulastri, ini, menjadi motivasi untuk kami dalam mencegah terjadinya kejadian yang sama terhadap warga Desa Purwajaya lainnya. Nantinya, di saat rapat Minggon Desa dan di acara-acara yang melibatkan masyarakat, kami akan memberikan sosialisasi bahwa bekerja di Timur Tengah menjadi asisten rumah tangga itu adalah Ilegal,” ujarnya.
Dirinya mengimbau kepada warga Desa Purwajaya agar berhati-hati ketika mempunyai minat bekerja ke luar negeri.
“Kami dari Pemdes Purwajaya tidak akan menghalangi bagi siapa saja warga kami yang akan bekerja menjadi TKW ke luar negeri. Namun, warga harus memahami dan mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Bagi para Sponsor nakal perekrut TKW Timur Tengah jangan semena-mena dalam merekrut warga kami,” imbaunya.
Diketahui, berdasarkan tiket penerbangan, Iis Sulastri, akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, pada Minggu 26 Mei 2024, sekira pukul 13.20 WIB. (Nendi Wirasasmita)






