Polisi Jadi Korban Begal di Kalimalang Bekasi, Sempat Teriak Minta Tolong Saat Bersimbah Darah

70

 

 

dutapublik.com, KARAWANG – Seorang anggota kepolisian, Briptu Abdul Azis, menjadi korban aksi begal di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan keterangan saksi mata, korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dan sempat berteriak meminta tolong.

Namun, ironisnya, tidak ada warga yang berani mendekat untuk memberikan pertolongan. Situasi tersebut menggambarkan dilema yang kerap dirasakan masyarakat saat menghadapi tindak kejahatan di ruang publik.

Di satu sisi, menolong korban kejahatan berisiko membahayakan keselamatan diri apabila pelaku masih berada di sekitar lokasi. Di sisi lain, sebagian warga mengaku khawatir jika melakukan perlawanan hingga menyebabkan pelaku terluka atau meninggal dunia justru berujung pada persoalan hukum.

Sejumlah kasus sebelumnya juga kerap menjadi sorotan, ketika warga yang melawan pelaku kejahatan justru terseret proses hukum karena pelaku mengalami luka berat atau meninggal dunia. Kekhawatiran inilah yang diduga membuat sebagian masyarakat memilih menjaga jarak, meski korban terus meminta pertolongan.

Peristiwa ini pun memicu perbincangan luas di media sosial. Banyak warganet menilai masyarakat bukan tidak peduli, melainkan berada dalam kondisi trauma serta ketakutan terhadap ancaman begal dan risiko hukum yang mungkin timbul.

Sebagian netizen berpendapat warga sering berada dalam posisi sulit. Memberikan pertolongan bisa membahayakan diri sendiri, sementara perlawanan yang berujung fatal terhadap pelaku berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Peristiwa ini menjadi gambaran adanya keresahan dan rasa frustrasi masyarakat terhadap situasi keamanan serta perlindungan hukum yang dinilai belum sepenuhnya memberikan rasa aman bagi warga yang ingin menolong korban kejahatan. (Endang Andi)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *