dutapublik.com, MAJALENGKA – Menyambut peringatan Jumat Agung pada Jumat, 18 April 2025, Polres Majalengka meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pengamanan telah dimulai sejak Kamis, 17 April 2025.
Langkah strategis dilakukan Polri melalui deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, baik sebelum, saat pelaksanaan, maupun setelah rangkaian perayaan Paskah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat.
“Polri bersinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya untuk mengamankan gereja-gereja di wilayah Majalengka. Salah satunya adalah Gereja Kristen Jemaat Bethesda yang beralamat di Jl. Kesatuan No. 807, Blok Cempakasari, Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, yang diperkirakan dihadiri sekitar 42 jemaat,” ungkap Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, melalui Kapolsek Dawuan, AKP Asep Saepudin.
Pelibatan personel dalam pengamanan Jumat Agung disesuaikan dengan jumlah tempat ibadah di masing-masing wilayah. Polres Majalengka pun telah melakukan persiapan secara optimal.
Selain itu, patroli siber juga diperkuat guna mencegah penyebaran berita bohong (hoaks) dan konten provokatif di ruang digital yang berpotensi mengganggu suasana perayaan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni dan ketenteraman di tengah masyarakat yang majemuk.
Memanfaatkan momentum libur panjang, banyak masyarakat melakukan perjalanan untuk berlibur. Demi mendukung kelancaran arus lalu lintas, Polri turut menyiapkan pengamanan di titik-titik rawan kemacetan seperti jalan tol, jalur arteri, bandara, pelabuhan penyeberangan, hingga kawasan wisata. Kekuatan personel di setiap wilayah dioptimalkan guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.
“Polri menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Ibadah Jumat Agung secara aman dan tertib. Kehadiran aparat di lapangan merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat serta bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi dan kebebasan beragama di Indonesia,” imbuh Kapolsek Dawuan, AKP Asep Saepudin. (Hendrato)


