Presiden Prabowo: Melindungi Dengan Kekuatan Untuk Perdamaian

124

dutapublik.com, JAKARTA – “Melindungi adalah dengan kekuatan.” Pernyataan tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mencerminkan arah filosofi pertahanan Indonesia di era baru: bahwa kekuatan bukan alat penindas, melainkan penjaga perdamaian, stabilitas, dan masa depan bangsa.

Sejalan dengan prinsip klasik Si vis pacem, para bellum “Jika ingin damai, bersiaplah untuk perang” kemampuan pertahanan menjadi pilar utama dalam menghadapi dinamika dan ancaman global yang terus berkembang.

Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Indo Defence 2024 Expo & Forum akan digelar pada 11–14 Juni 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, mengusung tema:
“Defence Partnerships for Global Peace & Stability.”

Pameran ini merupakan ajang pertahanan internasional terbesar di Indonesia yang tidak menggunakan dana APBN, dan telah memasuki penyelenggaraan ke-10 sejak pertama kali digelar pada 2004.

Lebih dari sekadar pameran industri militer, Indo Defence adalah:

Forum diplomasi pertahanan dan kerja sama strategis antarnegara

Wadah transfer teknologi dan penguatan industri pertahanan nasional

Respons aktif terhadap tantangan global, mulai dari ancaman militer, terorisme, kejahatan siber, hingga krisis iklim dan bencana alam

Dengan ribuan delegasi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dari berbagai belahan dunia, Indo Defence menegaskan posisi Indonesia sebagai bagian dari solusi global—membawa perdamaian melalui kekuatan dan kolaborasi.

@indo_defence 2024 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum strategis nasional.

“Bersiaplah menjadi bagian dari transformasi pertahanan Indonesia menuju masa depan yang lebih kuat, stabil, dan berdaulat.” (Efd)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *