dutapublik.com, BEKASI – Proyek Rutilahu yang merupakan program pro rakyat mulai digarap di Kabupaten Bekasi. Salah satunya digarap di Desa Labansari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi.
Desa Labansari diketahui mendapatkan jatah rutilahu dari APBD Kabupaten Bekasi sebanyak 20 unit dengan anggaran satu unitnya sebesar Rp20 juta. Dari Rp20 juta itu terbagi menjadi dua item yaitu Rp17,5 juta untuk pembelian material rutilahu dan Rp2,5 juta untuk honor tukang bangunan.
Salah satu penerima bantuan Rutilahu yang tidak mau disebut namanya menerangkan bahwa saat ini pengiriman material dari Toko Bangunan yang bekerja sama Pemdes Labansari sudah 100 persen dikirim. “Kata orang desa Labansari (Pemdes) pengiriman bangunan sudah 100 persen,” katanya.
Namun, ia mengaku meragukan material yang dikirim menghabiskan Rp17,5 juta. Ia menduga material yang dikirim hanya menghabiskan Rp10 juta rupiah saja. “Saya ragu kiriman barang dari Toko Bangunan menghabiskan Rp17,5 juta. Palingan ge cuma Rp10 jutaan tuh barang yang dikirim,” jelasnya.
Sementara itu, Keling selaku perwakilan dari Pemdes Labansari yang mengurusi Proyek Rutilahu mengatakan bahwa pihaknya belum 100 persen mengirim barang ke penerima manfaat rutilahu.
“Kemungkinan baru besok pak kita kirim bahan material jenis lain. Karena saat ini progresnya ke tahapan 60 persen ke atas,” ungkap Keling. (Rahmat)





