dutapublik.com, KARAWANG – Rabu (6/7), Pengerjaan proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) saluran air di Dusun Jatimulya RT. 16/04 Solokan Kong Nori Desa Karyamulya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang diduga tidak sesuai dengan spek dan asal pasang. Rabu.
Dilihat dari papan informasi proyek dilokasi bahwa pekerjaan pembangunan TPT Drainase tersebut dengan panjang 283 meter, tinggi 1 meter, dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2022 sebesar Rp.199.123.000, (Seratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Seratus Dua Puluh Tiga Ribu Rupiah) tanggal pelaksanaan kontrak 60 hari dan pelaksana dari CV. Putra Mutiara.
Dari pantauan Awak media dilokasi pembangunan, TPT saluran air terlihat pemasangan batu belah dalam kondisi saluran tersebut banyak air dan tidak dikeringkan terlebih dahulu yang menyebabkan terendam air. waktu pemasangan pendasi pun pemasangan batu belah di sebelahnya diduga tidak digali terlebih dahulu pondasinya dan langsung dipasang di atas tanah tersebut.
Salah seorang warga saat dimintai keterangan oleh awak media yang enggan disebutkan namanya berharap agar pembangunan TPT tersebut harus dijaga kualitasnya.
saya sangat berterima kasih telah membantu membangun di wilayah Dusun Jatimulya Desa Karyamulya, tetapi saya mohon kepada Pengawas sebagai tugas dan kewajiban untuk mengawasi pelaksana ataupun mandor di lokasi TPT saluran air agar kualitas pembangunannya benar-benar kokoh dan kuat, dikhawatirkan kalau asal pasang takutnya pembangunan tersebut tidak tahan lama dan cepat ambruk,” ujarnya.
Saat hal tersebut dikonfirmasikan kepada mandor ataupun sebagai pelaksana di lokasi, yang bersangkutan sama sekali tidak ada di lokasi. Hingga berita ini dipublikasikan, Pengawas ataupun mandor tidak menjawab konfirmasi yang dilayangkan melalui sambungan telpon dan pesan WhatsApp. (Ray)





