PWRI Desak APH Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Wartawan Di Medan

412

dutapublik.com, JAKARTA – Dunia Pers tanah air kembali berduka. Peristiwa kekerasan dialami Pemimpin Redaksi JelajahPerkara.com Persada Bhayangkara Sembiring. Dia disiram air keras oleh dua pria tak dikenal, pada Minggu (25/7/2021) sekira pukul 22.00 WIB, di kawasan Simpang Selayang Medan, Sumatera Utara, tepatnya di depan rumah makan (RM) Tesalonika.

Kini korban dirawat intensif di RS Adam Malik Medan karena luka bakar di bagian wajahnya. Peristiwa SADIS Penyiraman air keras ini, diduga terkait dengan pemberitaan korban.

Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPP PWRI) melalui Ketua Umum PWRI Dr. Suriyanto PD, S.H., M.H., M.Kn., mengutuk keras Pelaku BIADAB tak berperikemanusiaan yang telah menyiram air keras terhadap wartawan JelajahPerkara.com Persada Bhayangkara Sembiring.

“Ini perilaku bar-bar dan biadab. Apapun alasannya, tindakan kekerasan yang bisa mengancam keselamatan jiwa seseorang tidak dibenarkan. Saya berharap pihak Kepolisian memburu para Pelaku. Apalagi tindakan tersebut diduga ada kaitannya dengan pemberitaan soal perjudian yang selama ini sering dilakukan oleh Korban. Sangat ironis,” katanya, dalam keterangan resmi, pada Senin (26/7) siang.

Suriyanto mengungkapkan, bahwa Negara menjamin kemerdekaan pers dan melindungi profesi wartawan sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Keterangan Gambar 2 : Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI)

“Kekerasan terhadap wartawan tidak boleh lagi terjadi. Dan kita berharap para pelaku segera tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” harapnya.

Sebelumnya diperoleh keterangan, bahwa korban pada malam itu akan bertemu seseorang berinisial HST di depan RM Tesalonika Simpang Selayang. Saat menunggu HST, tiba-tiba datang dua pria bersepeda motor jenis Vixion dan langsung menyiramkan air keras ke bagian wajah korban.

Korban saat di RS mengaku bahwa yang menyiramkan air keras ke wajahnya diduga orang suruhan HST.

“Mereka naik kereta Vixion, Bang. Yang menyiram saya temannya HST,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada rekannya sesama wartawan di RS Adam Malik.

Keterangan lain diperoleh, orang pertama yang memberikan pertolongan setelah ditelpon korban adalah Boni T Manullang, rekannya sesama wartawan. Kejadiannya di daerah Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan, dekat RM Tesalonika pada pukul 21:40 WIB. Sekitar pukul 22:30 WIB korban dilarikan ke RS Adam Malik oleh Boni.

Menurut Boni, pada pukul 22:00 WIB dirinya ditelpon korban untuk segera datang ke lokasi kejadian karena ada dua pria menyiramkan air keras ke wajahnya. Sumber Dul. (ysn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *