dutapublik.com, KARAWANG – Alat kesenian gamelan Salendro yang merupakan bantuan dari APBD Karawang di tahun anggaran 2019 dan 2020 sejatinya sangat baik maksud dan tujuannya yaitu agar siswa bisa lebih mengenal terkait budaya melalui alat kesenian tradisional.
Namun harapan Pemkab Karawang lewat Disdikpora Karawang ternyata jauh dari tujuan awal. Pasalnya di SDN Kondangjaya I Kecamatan Karawang Timur, alat kesenian gamelan salendro yang seharusnya “nongkrong” di sekolah, faktanya malah tidak ada.
Hal ini terungkap berdasarkan investigasi dutapublik.com ke SDN Kondangjaya I untuk mengkroscek kebenaran informasi terkait raibnya alat kesenian tersebut.
Terkait raibnya alat kesenian tersebut ternyata dibenarkan oleh Kepala SDN Kondangjaya I, Kriswanto. Ia membenarkan bahwa alat kesenian gamelan salendro tidak ada di sekolahnya. “Gak ada gamelannya di sekolah,” ucapnya.
Kriswanto berkilah bahwa alat kesenian tersebut bukannya raib tetapi disimpan di salah satu warga desa Darawolong Kecamatan Purwasari. Hal ini dia lakukan dengan alibi bahwa ruangan penyimpanan di sekolahnya tidak ada. “Ada di warga Darawolong, saya simpan di warga Darawolong alat gamelannya,” ucapnya.
Ketika dikejar pertanyaan, alat gamelan tersebut dititipkan atau digadaikan di warga Darawolong, Kriswanto tidak mau menjawabnya dan kembali bilang alat gamelan ada di warga Darawolong. “Pokoknya alat gamelan ada di warga Darawolong, silahkan kroscek saja,” pungkasnya. (Uya)






