dutapublik.com, TANGGAMUS – Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Jurnalis Online Lampung, gelar Rapat Kerja Pemantapan Program Kegiatan Organisasi. Rapat kerja berlangsung di Sekretariat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kabupaten Tanggamus, Jl. Babinsa, Pekon Tanjung Anom Kecamatan Kota Agung Timur, pada Senin (13/9).
Dalam agenda itu, dihadiri Ketua Umum DPP Asosiasi Jurnalis Online Lampung Romzy HR, S.P., Sekretaris Umum Pazri Romi didampingi Wakil Ketua Umum I Bidang SDM, Keorganisasian dan Kejurnalistikan Junaidi Ismail, Wakil Ketua Umum II Bidang Literasi Media, Usaha Bisnis Digitalisasi, Kerjasama dan Kemitraan Damhir Idris, Bendahara Umum D. Sodiq Permono, diikuti segenap kepengurusan Asosiasi Jurnalis Online Lampung DPD Kabupaten Tanggamus dan perwakilan pengurus DPD Kota Metro.
Di kesempatan itu, pemaparan program kerja disampaikan oleh Waketum I dan Waketum II, sekaligus penegasan tugas fungsi setiap bidang-bidang keanggotaan tergabung.
Dijelaskan juga oleh Romzy yang sekaligus menegasan bahwa Asosiasi Jurnalis Online Lampung bukan Organisasi yang hanya duduk berkumpul. Organisasi Kejurnalistikan ini mempunyai Progja yang cukup panjang dan penuh dengan komitmen menjalankannya.
Pertama, mendayagunakan SDM Kejurnalistikan dalam menjalankan tugas dan profesi sesuai kaidah dan kode etik serta UU Pokok Pers.
Keberadaan Asosiasi Jurnalis Online Lampung, mempunyai visi misi mewujudkan kemerdekaan pers, membantu serta menjalankan ketentuan program Dewan Pers dalan sertifikasi serta kompetensi jurnalis digital, dimulai dari lokal Provinsi Lampung.
“Dapat kita buktikan dengan giat kinerja profesi jurnalis bagaimana sejatinya jurnalis tergabung dalam Organisasi kita. Secara bertahap dilaksanakan semua Progja Organisasi sesuai AD ART dan Peraturan Organisasi serta etik Asosiasi Jurnalis Online Lampung.”

Keterangan Gambar 2 : Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Jurnalis Online Lampung
“Semua ditekankan pada peningkatan SDM internal kepengurusan dan keanggotaan. Jika semua terlaksana dengan baik, maka outputnya juga akan baik,” tegasnya.
Bicara soal digitalisasi media, Romzy mengatakan, semua ini menengenai hal digitalisasi ada di Asosiasi Jurnalis Online Lampung, selain dari peningkatan SDM jurnalis digital, juga ada giat Progja penyajian informasi berbasis data base tingkat desa yang berisikan potensi SDA, giat dan data lain yang pastinya perlu di Up berkala dalam data base informasi desa melalui platform Asosiasi Jurnalis Online Lampung.
“Ini semua masuk dalam keharusan dilaksanakan yang nantinya menghasilkan output database riil, sebagaimana penyetaraan informasi data yang dilaksanakan oleh Pemerintah melalui program-programnya, termasuk juga dalam program pengentasan kemiskinan.”
“Artinya, Asosiasi Jurnalis Online Lampung lengkap dengan SDM digitalisasi hingga lini masayarakat dan dunia bisnis usaha disajikan dan dilatih bersama dengan Dewan Profesi kita yakni Edukasi 4.0 Lampung bertaraf Nasional Go Internasional di bawah pimpinan Ketua Dewan Profesi Rajive Dewangga,” jelasnya.
Semuanya, Romzy menambahkan, ada pada wadah profesi kita dalam Asosiasi Jurnalis Online Lampung dengan Pembina di Pusat, yakni Pembina I Hendrata Yudha, Bidang Kejurnalistikan dan Digitalisasi, Pembina II Maria Olivia, Bidang SDM, Usaha bisnis Digitalisasi.
“Maka itu, kepada segenap kepengurusan dan anggota tergabung harus pahami AD ART, PO dan Kode Etik Asosiasi Jurnalis Online Lampung.”
“Kepada segenap Kepengurusan DPD diminta untuk segera membentuk Pengurus Kerja (Pengja_red) tingkat Kecamatan guna terlaksananya program kerja nyata dalam organisasi kita. Kita mulai di Provinsi Lampung melakui tiap daerah yang ada,” pungkasnya. (Sarip)





