Resmi Jadi Penasihat FPMI DPD Kabupaten Karawang, Haji Asep Ibe: Pengurus Harus Punya Integritas Dan Jangan Jadi Pelaku TPPO

dutapublik.com, KARAWANG – Haji Asep Syaripudin alias Asep Ibe, selaku Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, kini resmi menjadi Dewan Penasihat FPMI DPD (Forum Perlindungan Migran Dewan Pimpinan Daerah) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masa bakti 2025-2030.

Haji Asep Ibe, bersedia menjadi Dewan Penasihat dikarenakan dirinya siap membantu dan berjuang bersama FPMI dalam melindungi para Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Saya ucapakan selamat atas dibentuknya pengurus FPMI DPD Kabupaten Karawang yang baru. Pengurus harua punya integritas kepada organisasi, harus konsisten dalam menjalankan AD ART, dan jangan jadi oknum pelaku TPPO, atau ikut serta dalam praktik TPPO,” ujarnya, Senin (4/8/2025).

Baca Juga:  Tampung Aspirasi Warga, Yudha Puja Turnawan Laksanakan Reses Di Kecamatan Cilawu

Dijelaskannya, peran serta FPMI harus menjadi tumpuan masyarakat dalam membela hak-hak PMI.

“Dalam kasus TPPO, FPMI harus bisa bersinergi dengan instansi pemerintah dalam memcegah, membela para korban TPPO, menindak para pelaku TPPO, dan memberdayakan para PMI yang sudah pulang ke Indonesia,” jelasnya.

Dikatakannya, FPMI harus melakukan sosialisasi kepada warga Kabupaten Karawang, tentang peranan FPMI.

“Silahkan berkoordinasi dengan Disnakertrans untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh Desa/Kelurahan. Kami di Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, akan membantu dan memfasilitasi terkait kebutuhan rekan-rekan FPMI dalam melakukan sosialisasi nantinya,” katanya.

Baca Juga:  Kebijakan Penyekatan Mudik Lebaran Di Jawa, Bali Dan Sumatera Bantu Kurangi Penyebaran Covid-19

Di tempat yang sama, Ketua FPMI DPD Kabupaten Karawang Nendi Wirasasmita yang akrab disapa Haji Nendi, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Haji Asep Ibe.

“Saya sangat apresiasi atas dukungan Bapak Haji Asep Ibe, atas kesediaannya siap berjuang bersama kami dalam melindungi PMI, dan komitmennya dalam memberantas para mafia TPPO. Saya ingatkan bahwa untuk saat ini Kabupaten Karawang bukannya hanya sebagai lumbung padi, tetapi juga sebagai lumbung PMI,” tuturnya. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *