Sejarah Bendera Merah Putih, Bendera Resmi Negara Indonesia

495

dutapublik.com, TANGGAMUS – Mengenang perjalanan Sejarah dengan terpilihnya warna Bendera bangsa Indonesia dan Bendera sebagai identitas sebuah Negara. Bendera Negara Republik Indonesia terdiri dari dua warna yaitu merah dan putih dimana merah menggambarkan keberanian serta putih melambangkan kesucian.

Selain itu juga warna merah juga melambangkan raga manusia, sementara warna putih melambangkan jiwa dari manusia.

Saat bertepatan dengan 28 Oktober yang merupakan hari Sumpah Pemuda, tanggal 28 Oktober itu juga menjadi sejarah awal pergerakan kaum muda dalam berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

Untuk itu di zaman melenial sekarang ini para pemuda mari tumbuhkan lagi untuk meningkatkan rasa nasionalisme kita terhadap Negara Indonesia, dan mari simak penjelasan lebih lengkap mengenai Sejarah, Pasal, Aturan Pengibaran hingga Fungsi dan tata cara penggunaan Bendera Merah Putih di Negara Indonesia

Warna merah putih pada bendera, sebenarnya memang telah digunakan sejak zaman kerajaan. Kerajaan Pertama ialah Majapahit yang berpusat di Jawa Timur yang menjadikan bendera merah putih sebagai lambang kebesarannya pada abad ke-13.

Tidak hanya Kerajaan Majapahit, Kerajaan Kediri juga menggunakan warna merah putih sebagai panji panji kebesaran kerajaan mereka kala itu. Bahkan bendera pada perang Sisingamangaraja IX dari Tanah Batak juga menggunakan warna merah dan putih.

Dua pedang kembar melambangkan piso gaja tombak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII. Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakangnya diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.

Di zaman kerajaan Bugis Bone, Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, digunakan sebagai simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone (Bendera Bone dikenal dengan nama Woromporang).

Selanjutnya Pada perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro menggunakan panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda.

Kemudian pada tahun 1928, di pulau jawa Bendera merah putih digunakan sebagai bentuk protes dan semangat dari pelajar dan kaum nasionalis untuk lepas dari penjajahan Belanda.

Usai perang dunia II dan Indonesia merdeka, bendera merah putih mulai digunakan sebagai bendera nasional. Bendera Sang Saka Merah putih pertama kali dikibarkan di Indonesia pada 17 Agustus 1945 saat proklamasi kemerdekaan bangsa, Indonesia

Setelah sebelumnya Bendera Belanda berkibar sejak 20 Maret 1602 – 8 Maret 1942 (340 tahun) lamanya Bendera dan Jepang berkibar sejak 8 Maret 1942 – 17 Agustus 1945 (3 tahun 5 bulan) di Indonesia.

Lagu Bendera Indonesia yaitu Berkibarlah Benderaku juga merupakan lagu yang diperuntukkan untuk bendera merah putih. Lagu ini merupakan karangan Ibu Soed yang digolongkan sebagai salah satu lagu wajib.

Lagu ini menceritakan kegigihan Joesoef Ronodipoero seorang pimpinan kantor Radio Republik Indonesia. Menjelang Agresi Militer Belanda I pada 1947, Joesoef mendapat ancaman senjata api dari pasukan Belanda, untuk menurunkan Bendera Merah Putih yang berkibar di kantor RRI. Tetapi, Joesoef mempertahankan bendera merah putih, untuk terus berkibar.

Temukan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia dalam buku Z1 Sma/Ma/Smk/Mak Kl.Xii Sejarah Indonesia K/13 Rev.2018 yang telah mencakup peristiwa dinamika perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara

Dalam hal ini jika kita renungkan dan mengiat para pejuang sama sekali tidak terlinras dalam benak dan pikiran mereka untuk memperkaya diri sendiri atau pun korupsi yang ada dipikiran para pejuang hanya satu merdeka atau mati, bermodal tekat dan keberanian dengan alat seadanya di perkuat dengan persatuan dari lapisan anak bangsa , maka dari modal itu juga para pejuang mengusir penjajah dari bumi pertiwi. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *