dutapublik.com, CIANJUR – Gegap gempita serta kemeriahan HUT BPD yang ke-23 di Kabupaten Cianjur tak lepas dari peran serta para Srikandi BPD yang hadir dari tiap Desa se-Kabupaten Cianjur.
Srikandi BPD mempunyai peranan penting dalam kiprahnya memajukan program yang dilaksanakan BPD, hal tersebut terlihat dari keaktifan para Srikandi dalam tiap event kegiatan, ungkap ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Cianjur Rini Pujiastuti., S.Kom kepada awak media di sela-sela acara HUT Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang ke-23 yang digelar di objek Wisata The Nice Funtastic Park, kecamatan Sukaresmi pada, Senin (16/5).
Masih kata Rini, bahwa anggota BPD se-Kabupaten Cianjur ada sekitar 2.763 anggota dan 700 orang adalah Srikandi atau anggota BPD perempuan. Walau jumlahnya tak sebanyak anggota BPD pria namun mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunjang kemajuan BPD maupun organisasi ABPEDNAS sebagai rumahnya BPD.
“Dalam setiap kegiatan Srikandi BPD selalu hadir dan aktif paling depan,” katanya.
Di saat yang sama ketua DPD Srikandi ABPEDNAS Jabar Ecin QQ, S.AP., mengemukakan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai program dalam rangka mendorong pertumbuhan dan kemajuan para Srikandi BPD satu dari sekian banyak program diantaranya adalah isbat nikah yang bekerja sama dengan pengadilan agama.
“Alhamdulillah untuk program isbat nikah sudah dilaksanakan untuk 100 pasangan pasutri,” paparnya.
Lanjutnya, selain program isbat nikah juga ada program diklat maupun kursus keterampilan yang telah dilaksanakan untuk menambah wawasan dan keterampilan yang diperlukan oleh para perempuan.
“Program Alhamdulillah cukup banyak, yang telah dilaksanakan adalah Diklat maupun kursus keterampilan bagi para anggota, misalnya kursus kecantikan,” katanya.
Hal tersebut untuk menumbuhkan pelaku bisnis perempuan agar menjadi mandiri, tidak menggantungkan hidupnya pada insentif yang diterima yang jumlahnya tak seberapa.
Dengan menambah kecakapan atau skill akan membantu memfasilitasi untuk kemajuan ekonomi di desanya masing-masing, yang selanjutnya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. (RS)





