dutapubli.com, KARAWANG – Nahas H seorang bocah terseret arus aliran sungai sejauh 300 meter ditemukan warga sudah tak bernyawa. Kejadian tersebut terjadi di seputran aliran sungai Perum Permata Karawang di RT 17/ RW 10 Desa Cengkong Kecamatan Purwasari Kabupaten Karawang Jawa Barat. Senin (12/12).
Sebelum kejadian, korban bersama kakaknya berangkat pamit kepada orang tuanya untuk pergi mengaji ke mesjid setempat. Pada saat melewati jembatan kecil korban yang berinisial H, sempat bermain perahu-perahuan dari sebuah daun sambil melewati jembatan.
Setelah melempar daun kemudian korban H terpeleset ke sungai yang airnya sangat deras dan kencang karena sehabis diguyur hujan yang sangat deras pada sore hari.Lalu bocah malang tersebut terseret arus aliran sungai sejauh kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian.
Korban ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian korban H di bawa ke rumah duka oleh warga dan korban saat ini masih dalam pemulasaraan.
Hendra (31) menuturkan kepada wartawan dutapublik pada saat kejadian tersebut dirinya bersama warga yang lain lari ketika mendengar teriakan seorang ibu yang kehilangan anaknya. Kemudian dirinya ikut mencari bocah terebut sejauh 300 meter,
“pada saat kejadian saya bersama warga yang lain mendengar teriakan ibu yang kehilangan anaknya, lalu kami mencari sejauh 300 meter dari tempat jatuhnya, ” tuturnya.
Setelah ditemukan dia bersama ayah kandung korban mengangkat mayat bocah tersebut di pinggiran sungai, kemudian membawanya pulang ke rumah duka. (Ki Rawing).


