Sering Langka, Pembenahan Struktural Pada Persoalan BBM Dan Gas LPJ Perlu Dilakukan Di Morowali

331

dutapublik.com, MOROWALI – Salah satu kebutuhan mendesak yang dirasakan masyarakat adalah Kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gass LPJ. Mengapa demikian, karena tingkat kebutuhan masyarakat di 2 Produk Vital tersebut sangat dibutuhkan, sehingga sering terjadi Kelangkahan.

Demikian Keterangan Pers disampaikan Agus Flores Ketum FRN Counter Polri di Morowali Sulawesi Tengah, Senin tadi (21/8/2023).

Mengapa demikian, menurut Agus, karena tingkat ekonomi masyarakat bertumbuh pesat, terutama pada kebutuhan Penduduk Morowali  bertambah 100 Persen dari Tenaga Kerja Perusahaan Tambang Nikel di Morowali.

Mantan Dosen ini mengatakan, secara kualitatif Pemerintah harus berhitung, karena berdampak Situasi Sosial Terstruktur dan Masif membuat krisis Sosial, Politik Ekonomi menjadikan daerah Basis Ekonomi ini menjadi semrawut.

“Salah satu yang perlu dibenahi di Morowali, terkait kebutuhan penambahan SPBU Pertamina. Karena SPBU kalau cuma 1, akan banyak kelangkaan dan kepentingan, sehingga di Morowali butuh stok lebih dari 5 sampai 6 Pelayanan SPBU,” tegasnya.

Agus juga mengatakan, jumlah tenaga kerja di Morowali pada Industri Nikel di seluruh Perusahaan telah mencapai kurang lebih 200 ribu karyawan, akibatnya sering langkanya BBM di Morowali.

Selain itu, setiap hari 200 ribu karyawan Perusahaan Tambang Nikel membutuhkan 4000 Tabung Gass perhari.

Sehingga mengakibatkan dugaan Penyeludupan Gas Masuk di Morowali bisa saja terjadi.

“Ini juga, cari solusi Penambahan Gas LPJ di Morowali, sehingga tidak menjadi kelangkaan,” tegasnya. (red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *