dutapublik.com, KARAWANG – Peringatan ditemukannya Makam Syekh Quro atau akrab disebut Haul, pada tahun 2023 ini, telah menginjak usia yang ke-164 tahun, yang kali ini diselenggarakan pada Kamis (16/3) sampai Minggu (19/3). Haul Makam Syekh Quro ke-164 diisi dengan Kirab keliling kampung, pagelaran kesenian Pencak Silat, Babaritan, Siraman Rohani, pagelaran kesenian Wayang Golek, dan turnamen bola voli putra.
Di hari kedua peringatan Haul Makam Syekh Quro ke-164 diisi dengan siraman rohani dengan mubaligh KH Zaenal Abidin dari Kabupaten Bogor.
Saat sambutan, H. Dirta, selaku ketua panitia Haul Makam Syekh Quro ke-164 mengucapkan permohonan maaf dengan kesederhanaan dalam pelaksanaan acara Haul Makam Syekh Quro ke-164 tersebut.
“Tidak banyak yang akan saya sampaikan. Saya selaku panitia, mengucapkan selamat datang kepada para tamu undangan dan masyarakat yang sudah berkenan hadir. Selain itu, saya pun meminta maaf jika dalam penyambutan kurang berkenan, karena tidak lepas dari keterbatasan,” ucapnya, pada Jumat (17/3) malam.

Keterangan Gambar 2: Jamaah Haul Makam Syekh Quro Ke-164
Diketahui, Syekh Qurotul ‘Ain atau Syekh Quro yang memiliki nama asli yaitu Syekh Hasanudin, datang ke negara Indonesia khususnya ke tanah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk menyebarkan ajaran agama Islam, menurut sejarah, yaitu pada tahun 1418 silam.
Keberadaan Makam Syekh Quro sendiri, baru diketemukan pada tahun 1859 oleh Raden Soemaredja atau Ayah Djiin. Untuk memperingati diketemukannya Makam Syekh Quro, para sesepuh dan masyarakat setempat secara rutin setiap tahunnya mengadakan acara Haul ditemukannya Makam Syekh Quro, hingga saat ini.
Haul Makam Syekh Quro ke-164 di hari kedua tersebut, turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jabar Hj. Sri Rahayu, Kapolsek Lemahabang Iptu Gulipar, S.H., Camat Lemahabang Sri Redjeki, Kades Pulokalapa Popon Patmawati, tamu undangan lainnya, dan masyarakat sekitar. (N. Wirasasmita)





