dutaublik.com, CIANJUR – Menjelang bulan Suci Ramadhan 1443 H, kondisi perniagaan di pasar Cipeuyeum relatif baik,di mana keamanan dan ketertiban di pasar terpantau baik juga perihal Supply dan Demand (Penawaran dan Permintaan) barang cukup stabil.
Hal itu yang diungkapkan Wisnu, selaku pengelola pasar Cipeuyeum kepada media dutapublik.com, bahwa memang ada kenaikan harga, hal ini karena momentum menjelang bulan Puasa. Tetapi itupun masih kondusif dan terjangkau oleh masyarakat konsumen yang berbelanja ke pasar Cipeuyeum.
“Masalah kenaikan harga itu memang realitanya ada, tetapi masih batas wajar dan masih terjangkau oleh konsumen, ya antara lima sampai sepuluh persen itupun mungkin karena momen mau bulan Puasa,” ujarnya, pada Sabtu (2/4).
Ia berharap, adanya kestabilan antara Supply dari Distributor dan ketersedian stok barang di pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen, juga adanya kestabilan harga yang harus diperhatikan.
“Sebagai pengelola pasar kami berharap adanya ketersedian stok barang di pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan juga adanya kestabilan harga yang harus jadi pusat perhatian dari pemerintah,” harapnya.
Terpisah, Ipan (30), selaku pedagang daging di pasar Cipeuyeum mengatakan, bahwa ada kenaikan harga daging pada momen hari menjelang bulan puasa di mana harganya menembus Rp150.000 sampai Rp160.000/kg.
“Harga daging menjelang bulan puasa sekarang mencapai Rp150.000/kg bahkan sampai Rp160.000/kg,” tuturnya.
Ia berharap kepada pemerintah agar bentuk bantuan kepada masyarakat dalam bentuk uang buka sembako, agar bisa belanja sesuai dengan kebutuhan termasuk daging yang ia jajakan.
“Saya harap kalo bisa bantuan kepada masyarakat jangan berbentuk barang atau sembako. Tetapi berbentuk uang agar bisa belanja sesuai kebutuhan. Sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian,” pungkasnya. (Rohidin)





