Tahun 2024 Pegiat Sejarah Tidak Setuju Rhoma Irama Sibuk Di Lingkaran Politik

529

dutapublik.com, CIREBON – Menjelang pemilihan Umum 2024 yang sudah semakin dekat, berbagai tokoh tokoh nasional sudah mulai menampakan dirinya di tengah tengah masyarakat.

Sosok Rhoma Irama yang memiliki jumlah penggemar hampir separuh negeri ini kerap menjadi figur utama dalam meramainkan semarak pesta demokrasi, tercatat sosok Rhoma Irama kerap menjadi kekuatan dalam meraih suara sebuah partai politik.

Pegiat Sejarah Cirebon, Raden Hamzaiya tidak menginginkan sosok Rhoma Irama untuk tampil kembali aktif di putaran lingkaran partai politik.

Hal ini diungkapkannya dalam sebuah studi persepektif arah politik 2024,

“Ya Rhoma Irama memiliki magnet yang luar biasa, biarkan beliau menjadi tokoh bangsa, menjadi guru bangsa di usianya yang semakin senja,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa sikapnya tersebut bukan berarti melarang sang Raja dangdut untuk terjun di dunia politik di tahun mendatang, karena hal itu merupakan hak seseorang, akan tetapi dirinya berharap sosok bang Rhoma jadi figur sesepuh bangsa.

“Tidak, saya tidak melarang bang haji, dalam hal ini, itu adalah pilihan pribadi seseorang dan menjadi fitrah pribadi seseorang, hanya saja saya berharap di tahun 2024 Rhoma Irama menjadi sosok Sesepuh bagi bangsa Indonesia dengan karya – karyanya yang mendunia,” tambahnya.

Dirinya berharap bang Rhoma tetap eksis di bidang syiar dan syair atau sebagai pendakwah dengan media seni musiknya,

“Harapan saya Bang Haji Rhoma hanya terus aktif di bidang syiar agama Islam ataupun pembuatan museum dangdut, dangdut itu kaya dengan dinamikanya, jangan sampai karya-karya legenda perjalanan dangdut hilang karena tidak ada tempat untuk memeliharanya,” ujarnya.

”Saya lebih mendukung Rhoma Irama membuat sebuah museum perjalanan dangdut dengan segala dinamika nya, agar karya karya yang melegenda ini tidak hilang,” tutupnya. (Hans).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *