dutapublik.com, PATI – Program unggulan TNI AD yang dikemas dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2022 di wilayah Kabupaten Pati hari ini secara resmi dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto, S.H., M.M., M.Si. bersama Dandim 0718/Pati Letkol Inf Catur Irawan, S.I.P., M.I.P. serta Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, S.I.K., M.H., M.S.i.
Program TMMD Sengkuyung Tahap I digulirkan di dua Desa, yakni Desa Sumberejo Kecamatan Jaken dan di Desa Grogolan Kecamatan Dukuhseti.
Sebelum membuka TMMD
dengan Tema TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI yang dipusatkan di Balai Desa Sumberejo Kecamatan Jaken, rombongan Forkopimda meninjau ke lokasi sasaran pokok pembangunan Talud jalan, pada Rabu (11/5).
Catur Irawan dalam sambutannya menyampaikan, bahwa TMMD di Kabupaten Pati dilaksanakan di dua tempat yang melibatkan TNI, Pemda, Kementerian serta segenap lembaga dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna TMMD yang diharapkan dapat mewadahi aspirasi masyarakat di pedesaan.
“Perencanaan dilakukan mulai dari bawah ke atas, karena itulah peran serta kerja sama yang erat dari semua stakeholder dan masyarakat sebagai penentu keberhasilan TMMD dalam membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah.”
“Sebagai Dan Satgas TMMD, saya memerintahkan agar mengoptimalkan program TMMD ini sehingga bisa mewujudkan Tri Sukses dalam menyelenggarakan TMMD, sukses memperkokoh kemanunggalan TNI dan Rakyat serta sukses mewujudkan budaya gotong-royong dalam masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, H. Haryanto berujar, bahwa program TMMD ini salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah tidak henti-hentinya terus berupaya, disamping bantuan pembangunan jalan, jembatan dan jalur ekonomi, pemerintah juga tetap melaksanakan TMMD salah satu upaya menyatukan dari kita, oleh kita TNI-Polri, Pemda untuk rakyat. Jalur penghubung antar Desa Sumberejo dengan Desa Sukorukun ini dibangun oleh TMMD, tapi bisa diteruskan dengan skala prioritas oleh Dana Desa agar tidak putus di tengah jalan dan tidak terbengkalai.”
“Ini sangat tepat untuk membuka akses jalur ekonomi yang tertutup. Terima kasih kepada pak Dandim, Pak Kapolres atas semua dukungan penaganan sosial, juga Pak Kades dan masyarakat semuanya,” pungkasnya. (Ysn)





