Tragedi Dua Sejoli Nagreg, Polisi Limpahkan Perkara Ke Pomdam III/Siliwangi

585

dutapublik.com, BANDUNG – Tragedi Dua Sejoli Nagreg yang menewaskan Handri Saputra (16) dan Salsabila (14) di Nagreg Kabupaten Bandung saat ini perkaranya dilimpahkan dari Polresta Bandung ke Pomdam III/Siliwangi.

Peristiwa tersebut diketahui sudah ramai di media sosial sejak tanggal 8 Desember 2021.

Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Pomdam III/Siliwangi, untuk memastikan pelaku.

Arie juga mengakui bahwa pihaknya sudah menerima pelimpahan kasus tersebut dari Polresta Bandung dan pihaknya sudah memerintahkan Pomdam III/Siliwangi untuk melakukan penyelidikan secara intensif.

“Pada hari ini Jumat tanggal 24 Desember tadi pukul 09.00, penyidik Pomdam sudah menerima pelimpahan perkara dari penyidik Polresta Bandung. Terkait hal tersebut Pangdam sudah perintahkan Pomdam untuk penyidikan secara intensif dengan harapan bisa segera diketahui pelakunya,” jelas Ari.

Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menegaskan, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat sudah melimpahkan kasus tabrak lari yang menewaskan dua sejoli di Nagreg Kabupaten Bandung kepada pihak Pomdam III/Siliwangi.

Dikatakan Erdi, setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut oleh Polresta Bandung, Polda Jawa Barat kemudian melimpahkannya kepada Pomdam III/Siliwangi untuk ditindaklanjuti.

“Berangkat dari peristiwa yang sudah viral tersebut, kami dari Polresta Bandung bersama Pomdam III/Siliwangi melakukan koordinasi terkait penyelidikan,” ucap Erdi.

Lebih lanjut Erdi menjelaskan, dari penyelidikan peristiwa yang terjadi 8 Desember 2021, penyidik gabungan mendapat informasi adanya penemuan mayat di Cilacap dan Banyumas pada 11 Desember 2021.

“Kami, tim berangkat ke sana bersama orang tua (korban kecelakaan), untuk mengetahui dan memastikan apakah temuan dua mayat itu bagian rangkaian dari kecelakaan yang ada di Nagreg. Ternyata memang benar, temuan mayat itu merupakan anak-anak mereka,” jelas Kabid Humas.

Penyelidikan pun dikatakan Erdi berlanjut, dari titik atau lokasi kecelakaan, pengumpulan bukti dan meminta keterangan para saksi hingga penemuan mayat di Cilacap dan Banyumas.

“Dengan hasil penyelidikan itu, kami menyepakati kasus itu dilimpahkan ke Pomdam III/Siliwangi, untuk penyelidikan lebih intensif lagi,” ucapnya. (abel)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *