Tragis! Bersihkan Lahannya Sendiri, Pria Ini Tewas Tertelungkup Diselimuti Asap Tebal di Ketapang

153

dutapublik.com, KETAPANG – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di lokasi kebakaran lahan yang terjadi di Dusun Harapan Baru, Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Senin (28/07/2025) pukul 16.30 WIB. Korban diduga meninggal akibat sesak napas setelah terlalu banyak menghirup asap tebal dari kebakaran yang melanda kawasan tersebut.

Korban diketahui bernama Sehandi (57), warga Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Pada hari kejadian, korban bersama istri dan anaknya datang ke lahan milik pribadinya untuk membersihkan area tersebut. Menurut keterangan warga sekitar, Sehandi sempat membakar rumput dan tumbuhan kering secara manual sebagai bagian dari proses pembersihan lahan.

Namun, api yang membesar dan asap yang semakin tebal diduga membuat korban sesak napas hingga akhirnya ambruk di tengah lahan. Istri dan anaknya, yang menunggu di sekitar lokasi, mulai khawatir karena korban tak kunjung keluar dari dalam area.

Merasa panik, istri korban kemudian meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran yang tengah berupaya memadamkan api tak jauh dari lokasi. Akibat kondisi lahan yang masih berasap pekat dan terdapat titik api, tim damkar menggunakan drone untuk memantau dari udara. Dari hasil pantauan kamera drone, korban terlihat dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak di tengah lahan.

Petugas langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsek Muara Pawan. Tak lama berselang, anggota Polsek bersama tim damkar mengevakuasi korban dari dalam lahan. Sayangnya, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Saat ditemukan, tubuh korban tergeletak di dekat semak yang terbakar dengan kondisi lemas diduga akibat kekurangan oksigen.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Agus Djam untuk pemeriksaan medis dan visum guna memastikan penyebab kematiannya.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Muara Pawan IPDA Lukman, S.H., membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. “Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Dugaan sementara dari hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa korban meninggal akibat sesak napas setelah menghirup asap pekat dalam waktu lama. Jenazah kini telah dibawa ke rumah duka. Sementara itu, kami masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” ujar Kapolsek, Selasa (29/07/2025) pukul 13.00 WIB.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membuka lahan dan tidak melakukan pembakaran, karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta mencemari lingkungan. (Abdul Muthalib)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *