Usai Divaksin Covid-19 Seorang Lansia Malah Jadi Lemas Dan Tidak Mau Makan, Salah Vaksinnya Atau Salah Lansia?

1974

dutapublik.com – KARAWANG Seorang lansia bernama Sair (77) di Desa Dayeuhluhur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Pasalnya usai divaksin Covid-19 sebulan lalu, kondisi Sair malah lemas dan tidak mau makan.

“Awalnya gak ada yang tau kalau bapa saya (Sair) divaksin Covid-19, usai divaksin beberapa hari kemudian mengalami meriang. Baru setelah meriang, bapak saya cerita kalau dia sudah divaksin,” ucap Ahmad anak Sair kepada dutapublik.com, Sabtu (17/7).

Lalu kata Ahmad, meriang yang dialami bapaknya terus terjadi hingga bapaknya tidak mau makan bahkan harus drop lalu diinfus.

“Bapak saya karena tidak mau makan terpaksa diinfus habis 4 botol tapi tidak ada perubahan hingga sekarang. Badan bapak saya masih lemas,” ujarnya.

Ahmad mengaku hingga saat ini belum berani melakukan test swab Covid-19 untuk memastikan kondisi bapaknya.

Namun Ahmad mengatakan bahwa usai bapaknya mengalami meriang, ia langsung menghubungi nomor telepon petugas Dinkes Karawang atas nama Yanti Susanti, S.Kep., yang tertera di kartu vaksinasi Covid-19. Namun ketika dihubungi tidak merespon walaupun nomornya aktif.

“Iya nomor atas nama Yanti Susanti gak pernah ngangkat telepon dari kami, padahal nomornya aktif,” ujarnya.

Sementara itu, Yanti Susanti, S.Kep., membantah bahwa dirinya tidak pernah merespon telepon dari keluarga Sair. Ia berkilah bahwa selama ini tidak ada yang menghubunginya.

“Yang Dayeuhluhur (atas nama Sair) gak ada yang ngehubungi. Kapan nge wa ke saya nya ya. Kalau ada yang lapor pasti saya tanggapi,” pungkas Yanti yang bertugas di Puskesmas Lemahduhur kepada dutapublik.com. (uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *