dutapublik.com, MANADO – Pernyataan menarik disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Jerry Sambuaga kepada wartawan usai menghadiri acara Launching Gerakan Nasional (GerNas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI) bertagline #PelangiSulawesi dengan tema Dari Sulawesi Menuju Mancanegara, di Hotel Fourpoint Manado, pada Kamis (26/8).
Wamendag mengatakan dirinya sangat bangga dengan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) dan daerah-daerah lainnya di Indonesia.
Putra terbaik Sulut yang berkarya di level Nasional inipun mencontohkan dirinya menggunakan yang saat itu mengenakan baju batik khas Pinabetengan, Kabupaten Minahasa yang menjadi produk khas Sulut.
“Baju batik khas Pinabetengan. Jam tangan saya ini 100 persen produk buatan Indonesia, khususnya Sulut. Bahan kayunya asli dari pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Juga sepatu yang saya pakai berwarna pastel 100 persen buatan Indonesia,” ujarnya.
Menurut Politisi Partai Golkar ini mengaku apa yang dilakukannya ini adalah bagian dari kecintaan terhadap produk-produk Indonesia.
“Kita tunjukkan bahwa kita mempunyai produk baik dan berkualitas. Saya hampir setiap hari menggunakan kalau tidak kain, batik atau tenun yang merefleksikan kekayaan yang kita punya seluruh daerah, ini produk potensial ekspor ke depannya, karena itu Wamendag menegaskan bahwa mempromosikan produk lokal harus dari kepala sampai kaki produk lokal.”
“Harus dimulai dari diri kita sendiri. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Slogan harus dipraktekkan, ada keberpihakan produk lokal dari Sulut. Bangga dengan produk lokal, bangga dengan produk Sulut, itu yang selalu saya promosikan,” tukasnya.
Wamendag berharap melalui kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas Bank Indonesia BNI) ini dilaksanakan jangan hanya menjadi slogan.
“Bersama Bangga Buatan Indonesia jangan hanya sekadar slogan, tetapi harus ditunjukkan dalam kehidupan setiap hari,” tandasnya. (Effendy V. Iskandar)





