Warga Desa Waringinkarya Dapat Imbauan Waspada TPPO Dari TNI-Polri Di Kecamatan Lemahabang

182

POLRES KARAWANG POLDA JABAR – Personel Polsek Lemahabang Polres Karawang Polda Jabar Aiptu Parman Sutisna, dan Babinsa TNI AD Koramil 0409/Telagasari, mengimbau sekaligus mengajak warga Desa Waringinkarya Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, agar waspada kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pada Selasa (2/4/2024).

Giat tersebut dilakukan demi melindungi warga agar tidak mejadi korban maupun terlibat ikut serta melakukan kejahatan TPPO.

“Kejahatan TPPO, merupakan bentuk tindak kejahatan yang menjadi atensi dari pemerintah Indonesia, untuk diberantas. Oleh karena itu, Polisi, berkomitmen dalam memerangi kejahatan TPPO,” ujar Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili oleh Kapolsek Lemahabang Ipda Herawati, S.H.

Polisi, menegaskan, bahwa kejahatan TTPO yang marak terjadi yang dilakukan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab, perlu ditindak sesuai Undang-undang yang berlaku.

“Polisi, peduli terhadap warga agar tidak menjadi pelaku dan korban dari kejahatan TPPO. Jangan sungkan untuk melapor kepada pihak Kepolisian, jika masyarakat ada yang menjadi korban, melihat, dan menyaksikan kejahatan TPPO. Polisi, akan berantas habis para oknum yang melakukan tindakan kejahatan TPPO,” tegasnya.

Polisi, mengimbau masyarakat jangan mudah tergiur oleh omongan manis para sponsor dan pemroses kejahatan TPPO.

“Perlu diketahui, bahwa untuk bekerja di luar negeri harus benar-benar memahami, mana saja sektor pekerjaan yang resmi dan tidak resmi. Jangan tergiur dengan iming-iming lingkaran mafia kejahatan TPPO,” jelasnya.

Dirinya memastikan, bahwa pihak Polsek Lemahabang Polres Karawang Polda Jabar, senantiasa hadir di tengah masyarakat.

“Polisi, hadir di tengah masyarakat untuk membantu masyarakat, baik dalam menciptakan Kamtibmas, giat kemanusiaan, gotong royong, bakti sosial, kerja bakti dan giat lainnya di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Diketahui, Polsek Lemahabang Polres Karawang Polda Jabar, terus berkomitmen untuk mewujudkan program Polres Karawang CAKEP (Cekatan, Adaptif, Kolaboratif, Empati, Presisi) serta program Quick Wins Presisi. (red)

Polres Karawang_AKBP Wirdhanto Hadicaksono.


Previous PostCegah Penyebaran Hoax, DPD PAPDESI Sumut Gelar Sosialisasi Penguatan Persatuan Dan Kesdutapublik.com, SUMUT - Ditengah keberlangsungan bulan suci ramadhan, Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Sumatera Utara (DPD PAPDESI Sumut) gelar sosialisasi penguatan persatuan dan kesatuan untuk mencegah penyebaran berita hoax ditengah masyarakat pada era digitalisasi atau Media Sosial (Medsos) saat ini. Sosialisasi yang bertemakan "Bersama Ramadhan Merawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dalam Bingkai Keberagaman Untuk Mencegah Penyebaran Berita Hoax di Medsos" tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kepala Desa Kedai Durian, Jalan Mawar/Cempaka, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deli Serdang, Senin (01/04/2024) pagi. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Sumatera Utara (DPD PAPDESI Sumut), Zainul Akhyar, pada sambutannya mengatakan sosialisasi tersebut dilakukan sebagai wujud tanggungjawab sebagai anak Bangsa untuk merawat persatuan dan kesatuan ditengah maraknya peredaran berita hoax ditengah masyarakat melalui Medsos. "Belakangan ini di Media Sosial sangat luar biasa penyebaran hoax. Kita tau bahwa hoax adalah informasi yang tidak benar tapi seolah-olah menjadi benar. Oleh sebab itu, kita tidak mau Republik Indonesia ini menjadi tidak tenang dan tentram karna Medsos yang hoax. Untuk itu, kami sengaja mengundang Bapak dan Ibu untuk mewakili warga kita yang 15.000 orang, supaya nanti bisa menyampaikan kepada masyarakat agar kita ini tidak lagi ber Medsos yang berdosa. Mari ajak masyarakat luas untuk menolak berita hoax," ucap Zainul Akhyar. Lebih lanjut, Zainul Akhyar yang juga merupakan Kepala Desa Kedai Durian, mengajak masyarakat untuk menghargai keberagaman ditengah masyarakat karena ia menyebut Bangsa Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang mengandung nilai persatuan dan kesatuan. "Kita jangan dipecah-pecahkan oleh berita-berita hoax, mari sama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, walau kita berbeda-beda namun kita telah disatukan didalam kebhinekaan dengan lambang Negara Burung Garuda," sambungnya. Selain itu, Zainul Akhyar juga mengingatkan warganya untuk tetap menjaga kekondusifan ditengah masyarakat pasca pengumuman hasil Pemilihan Umum (Pemilu). "Pemilihan Presiden dan Legislatif sudah selesai dan sudah ditetapkan oleh KPU siapa pemenangnya, saya berharap untuk kita semua mari mencegah penyebaran hoax tentang Pemilu, jangan kita menjadi korban ke tidak tahuan. Jika ada yang mengajukan gugatan ke MK itu silahkan, kita sebagai warga masyarakat tidak perlu ikut campur tangan ke sana karena sudah ada aturan yang mengatur itu dan itulah gunanya konstitusi yang apapun permasalahan tentang Pemilu adalah hak daripada Mahkamah Konstitusi, tugas kita menolak berita hoax agar kita tetap tentram dan terjaga persaudaraan kita," ujarnya. Tokoh Agama, Ustad Kusdiantoro, SHi., yang juga merupakan Sekertaris DPD PAPDESI Sumut, pada kegiatan itu mengajak masyarakat untuk mampu berkomunikasi yang baik, karna menurutnya hanya dengan berkomunikasi yang baik terciptanya informasi yang benar tanpa hoax. "Membangun kebersamaan, membangun kesatuan dan persatuan dimulai dari keluarga. Kita harus memulai dari diri kita sendiri untuk selalu berkata baik, sehingga tiap-tiap perkataan yang kita keluarkan selalu benar, yang pada akhirnya menjadi amal ibadah kita kepada Allah Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ucap Ustad Kusdiantoro. Ditemui usai sosialisasi, Zainul Akhyar, kepada Wartawan mengatakan pihaknya meminta seluruh para aktivis Desa untuk bersama-sama mengajak masyarakat menolak dan tidak mengkonsumsi hoax-hoax yang beredar. "Kepada kawan-kawan kami para pejuang Desa se Sumatera Utara di bawah naungan PAPDESI untuk juga segera mengimplementasikan yang sudah kami buat di Sumatera Utara ini agar benar-benar masyarakat terhindar dari hal-hal yang tidak mereka mengerti yaitu hoax," kata Zainul Akhyar. Bukan hanya itu, Zainul Akhyar, juga berharap kepada Pemerintah untuk selalu getol mengingatkan masyarakat menolak penyebaran hoax. "Harapan kami kepada Pemerintah, jangan bosan-bosan terus menghimbau dan terus membimbing masyarakat agar masyarakat benar-benar mengerti tentang aturan dan larangan tentang penyebaran hoax," pungkasnya. Pada kegiatan tersebut, selain Ketua DPD PAPDESI Sumut, Zainul Akhyar, dan Sekertaris DPD PAPDESI Sumut, Ustad Kusdiantoro, SHi., tampak hadir jajaran pengurus dan anggota DPD PAPDESI Sumut. Kemudian, juga turut hadir Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta puluhan Masyarakat Desa Kedai Durian. *(Rizky Zulianda)*atuan


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *