Para Jurnalis Minta Keterbukaan Poldasu Terkait Bagi-Bagi Amplop Akhir Tahun 2023 Oleh Oknum Penmas

321

dutapublik.com, MEDAN – Para Jurnalis yang tergabung dalam Media Cyber Sumut, menyoroti tajam agar pihak aparat penegak hukum Kapolda Sumut Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi dan Wakapolda Sumut yang baru saja menjabat, yakni Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., segera mengusut terkait adanya bagi-bagi amplop tali asih untuk mitra wartawan jelang akhir tahun 2023, pada Jum’at (29/12/2023).

Owner Media Cyber Sumut Bung Joe Sidjabat, mengatakan kepada para awak media, sepertinya ada dugaan indikasi suap dan korupsi dari total uang yang dibagikan oleh oknum pejabat Poldasu Penmas AKBP Sonny W Siregar, menjelang akhir tahun 2023 yang lalu.

“Enak sekali duit segitu bisa dibagi bagikan tanpa ada pertangungjawaban yang jelas yang menimbulkan kericuhan terhadap wartawan saat Pers Release akhir tahun 2023 ada yang dapat dan tidak dapat, serta peruntukkannya terkesan dipilih pilih dan tidak merata. Perlu menjadi tanda tanya juga itu uang anggaran DIPA-nya untuk wartawan selama setahun berapa ya? Dan biasanya bisa mencapai ratusan bahkan Miliaran rupiah. Tetapi, sangat mustahil jika uang amplop tersebut berasal dari kantong pribadi oknum pejabat yang bersangkutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepada pimpinan tertinggi dan PJU Polda Sumut Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, beserta jajarannya agar segera memanggil oknum pejabat yang  bersangkutan untuk dimintai keterangannya terkait viralnya bagi-bagi uang amplop untuk wartawan, agar tidak menimbulkan tanda tanya ditengah-tengah kalangan wartawan yang berunit di wilayah hukum Polda Sumatera Utara, diketahui sebagai sosial kontrol di masyarakat luas saat ini dan telah banyak membantu.

“Harus adanya Keterbukaan Informasi kepada Publik (KIP) masyarakat agar tidak ada kabar negatif yang muncul di kalangan Wartawan. Apalagi ini kan soal uang dan indikasi suap terhadap jurnalis pun pasti akan melanggar kode etik dari Dewan Pers. Kalau dilihat, sebenarnya niatnya bagus dengan memberikan rezeki kepada kawan-kawan wartawan yang merayakan tahun baru. Tetapi, kita juga harus tau asal usul uang tersebut dari kantong pribadikah atau dari anggaran DIPA Kedinasan? Karena, jika dijumlahkan bisa sangat besar dalam setahun,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam pemberitaan, pejabat Penmas Poldasu AKBP Sonny W Siregar, melalui juru bayarnya Aiptu Julianti Nainggolan, Bripka Agus, dan Briptu Fajar, yang turut membagikan uang amplop yang sangat banyak jelang akhir tahun.

“Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Uang tersebut dibagikan dengan jumlah yang merata kepada setiap wartawan yang hadir dan merupakan unit di Polda. Namun, ada juga wartawan yang tidak berunit tidak mendapat amplop itu dan terjadi perdebatan. Sudah hujan hujan, awak datang untuk liputan, tapi kok gak diberi masuk oleh pak Sonny? Kacau kali ah Humas Polda Sumut ini,” kata wartawan unit.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kapolda Sumut Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum merespon atau memberikan menjawab apapun. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *