dutapublik.com, BEKASI – Sabtu 15/3/2025 Kepala Desa Laban Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Amak Gozali, melaporkan kondisi jalan di Kampung Leuwilaban yang mengalami kerusakan serius pasca banjir. Jalan yang sebelumnya telah dicor menggunakan dana desa mengalami amblas akibat kondisi tanah yang labil.
Menurut Amak Gozali, jenis tanah di wilayah tersebut menyerupai “tanah sabun” yang mudah bergeser, menyebabkan turunnya permukaan jalan meskipun konstruksinya masih terdengar kokoh. Ia menjelaskan bahwa jalan tersebut sebelumnya telah dibangun menggunakan material Hermes besi, namun tetap mengalami penurunan.
“Kami khawatir jika tidak segera ditangani, jalan ini bisa putus total dan mengisolasi warga Kampung Leuwilaban. Ini akan menjadi masalah besar bagi aksesibilitas masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti perlunya solusi konstruksi yang lebih kuat, seperti penggunaan tiang panjang, sebagaimana diterapkan di daerah Cipayung dan Kampung Rancaiga. Menurutnya, perbaikan dengan metode biasa tidak akan efektif mengingat kondisi tanah yang tidak stabil.
Lebih lanjut, Amak Gozali berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta dinas terkait untuk memperbaiki akses jalan yang vital bagi warga setempat.

“Jika hanya mengandalkan dana desa, tentu akan sulit bagi kami untuk membangun kembali jalan ini dengan konstruksi yang lebih kuat. Kami mohon kepada pemerintah untuk segera turun tangan agar akses ke Kampung Leuwilaban bisa kembali normal,” tambahnya.
Dengan adanya laporan ini, diharapkan pihak terkait dapat segera mengambil tindakan guna mencegah dampak lebih buruk bagi masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut. (Sam,Zabar)



