Pemkab Madina Utamakan Pendekatan Persuasif Dalam Relokasi Pedagang Pasar Kuliling ke Pasar Tapanuli

117

 

dutapublik.com, MADINA – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution kembali turun langsung ke Pasar Kuliling, Kelurahan Panyabungan I, untuk mengajak para pedagang pindah ke Pasar Tapanuli, Kelurahan Kayujati, Panyabungan, Senin (6/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Atika tampak berdialog dengan beberapa pedagang yang masih berjualan di Pasar Kuliling. Para pedagang mengaku enggan pindah karena sepinya pembeli di lokasi pasar yang baru.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dua pekan sebelumnya. Saat itu, pemerintah bersama DPRD, tokoh masyarakat, dan perwakilan pedagang telah berdiskusi dan menyepakati bahwa para pedagang akan pindah ke Pasar Tapanuli tanpa dikenakan biaya sewa hingga Desember 2025.

“Waktu itu masyarakat sudah mau pindah, tapi ternyata tindak lanjutnya belum terlaksana di lapangan. Nah, ini yang kami lakukan sekarang — pendekatan persuasif,” ujar Atika.

Wakil bupati menjelaskan, secara aturan pemerintah sebenarnya bisa mengambil langkah penertiban yang lebih tegas. Namun, Pemkab Madina memilih pendekatan yang lebih humanis agar tidak terjadi gesekan dengan masyarakat.

“Kalau dari sisi tata ruang, jelas sudah menyalahi. Tapi ini masalah ekonomi masyarakat, masalah perut. Kami tidak ingin bertentangan dengan rakyat,” tegasnya.

Untuk itu, Wakil Bupati Atika kembali mengimbau para pedagang sayur, ikan, dan sejenisnya agar segera pindah ke Pasar Tapanuli di Kelurahan Kayujati.

“Kami juga meminta masukan dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pemerintah kelurahan di sini untuk berdiskusi bersama mencari solusi terbaik bagi masalah ini,” katanya.

Atika tidak menampik bahwa masih terdapat beberapa kekurangan fasilitas di Pasar Tapanuli. Namun, hal tersebut menurutnya tidak seharusnya menjadi alasan untuk menunda pemindahan dan pemfungsian pasar tersebut.

“Memang pasar itu masih baru, jadi wajar ada satu atau dua kekurangan yang perlu dibenahi. Tapi bukan berarti perpindahan ini harus ditunda. Pasar itu dibangun dari uang rakyat, jadi harus difungsikan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Dalam peninjauan ini, Wakil Bupati didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muktar Afandi Lubis, Kepala Satpol PP dan Damkar Yuri Andri, Kalaksana BPBD Mukhsin Nasution, Kepala Diskominfo Azhar Paras Muda Hasibuan, Kepala DLH Khairul, serta sejumlah personel Satpol PP. (SN)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *