dutapublik.com, MINAHASA – Ketua Umum Wanita ne Toudano, Patris Rumbayan Giono, yang juga merupakan ibunda Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol (Inf) Teddy Indra Wijaya, melakukan kunjungan ke kampung halamannya di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sabtu (14/2/2026).
Kunjungan tersebut diisi dengan berbagai agenda sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan itu, Patris menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako serta layanan pengobatan gratis yang dilaksanakan di sejumlah sekolah dan rumah ibadah di wilayah Tondano.
Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh bantuan kebutuhan pokok sekaligus layanan kesehatan tanpa biaya.
Momentum kunjungan yang bertepatan dengan Hari Kasih Sayang itu dimanfaatkan Patris untuk berbagi kepedulian bersama masyarakat. Ia tampak berbaur hangat, menyapa warga satu per satu, serta berinteraksi dengan jemaat dan anak-anak yang hadir dalam kegiatan sosial tersebut.
Kehadirannya menjadi momen penuh haru bagi sejumlah warga yang merasa bangga karena tokoh asal daerah kembali pulang untuk melayani masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Patris turut didampingi Ketua Komisi II DPRD Minahasa Okstesi Runtu, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, serta Ketua Yayasan HATI Maikel Umbas bersama jajaran pengurus Wanita ne Toudano.
Okstesi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan juga menjadi momen melepas rindu di kampung halaman sekaligus wujud nyata kepedulian sosial bagi masyarakat Minahasa.
“Ini merupakan kunjungan pertama Ibu Patris setelah terpilih sebagai Ketua Umum Wanita ne Toudano. Selain melepas rindu dengan kampung halaman, beliau ingin berbagi kasih melalui kegiatan sosial bagi masyarakat,” ujarnya.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat rombongan turut menghadiri ibadah di salah satu gereja yang dikunjungi. Dalam kesempatan tersebut, Patris terlihat melantunkan pujian rohani bersama pengurus dan jemaat, menciptakan suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Melalui kegiatan sosial ini, Wanita ne Toudano berharap kehadirannya tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara organisasi dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Minahasa. (Effendy)





