Warga Pekon Unggak Desak Pemerintah Perbaiki Bangunan SD Dusun Lebung Sari

640

dutapublik.com, TANGGAMUS – Dengan dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tanggamus, mendapat sambutan baik dari orang tua Siswa dan peserta didik itu sendiri.

Namun, berbanding terbalik dengan respon dari orang tua Siswa yang ada di Dusun Lebung Sari, Pekon Unggak Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Telah dibukanya PTM tersebut, malah membuat orang tua Siswa sangat khawatir akan keselamatan putra putri mereka, dengan melihat kondisi Gedung Sekolah di mana tempat patra putri mereka menuntut ilmu sangat memprihatinkan, karena Gedung Sekolah yang manyoritas menggunakan material kayu sudah usang dan lapuk.

Rasa khawatir dan takut akan keselamatan putra putri mereka sangat beralasan, pasalnya bangunan tempat anak-anak mereka bersekolah jauh dari kata layak.

Bangunan yang digunakan proses belajar mengajar tingkat SD tersebut, sangat memprihatinkan dan sangat tidak layak di sebut Gedung Sekolah.

Amrullah, salah satu warga Dusun Lebung Sari mengaku sangat terpaksa menyekolahkan putrinya di sekolahan tersebut. Tapi itu pilihan terbaik dari pada harus mengntar setiap hari bolak balik ke Sekolahan yang jaraknya lebih jauh lagi.

“Ini sudah menjadi pilihan kami warga Dusun Lebung Sari, semua berisiko, untuk menyekolahkan putra putri kami, ada pun sekolahan terdekat yang berada di Dusun Salong Pekon Penyandingan kami harus melewati perkebunan dengan medan yang sulit apalagi di musim penghujan.”

“Iya, atas kesepakatan bersama, kami warga Dusun Lebung Sari sepakat meminta kepada SD Induk untuk membuka proses belajar mengajar di Dusun kami dengan segala pertimbangan dan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada,” ujarnya, pada Selasa (28/9).

Sementara itu, Sabaruddin, selaku Anggota Komite SDN 1 Pekon Unggak juga menyampaikan hal yang sama.

Keterangan Gambar 2 : Bagian Dalam Ruang Kelas SD Dusun Lebung Sari

“Kami sangat prihatin dan was-was juga kekhawatiran melihat tempat anak-anak menimba ilmu dengan keadaan bangunan Gedung Sekolah dengan sarana dan prasarana yang sangat minim.”

“Kami berharap ada perhatian dari Dinas terkait demi kenyamana di tempat anak-anak kami menimba ilmu dan orang tua siswa siswi pun merasa nyaman dalam menjalankan aktivitas mereka masing-masing,” ucapnya.

Kamiluddin, selaku Kepala Pekon Unggak menjelaskan terkait bangunan Gedung Sekolah yang berada di Dusun Lebung Sari. bahwa Pemerintah Pekon sedang mengupayakan untuk perbaikan bangunan tersebut.

“Kami dari Pemerintahan Pekon sedang mengupayakan mencarikan solusi terkait bangunan sekolah yang ada di Dusun Lebung Sari. Saya bersama dengan Pak Camat sudah meninjau langsung bangunan tersebut.”

“Kami juga sudah membuat proposal pengajuan untuk perbaikan bangunan dan sudah kami sampaikan ke Pemkab Tanggamus dengan harapan bangunan tempat menimba ilmu yang ada di Dusun Lebung Sari tersebut bisa dibangun dengan layak,” harapnya.

Camat Kelumbayan Naufal Syahri membenarkan terkait kondisi Bangunan Sekolah SDN1 Pekon Unggak yang ada di Dusun Lebung Sari Pekon Unggak sudah sangat tidak layak untuk dipergunakan melakukan proses belajar mengajar.

“Kondisi bangunan Sekolah tersebut memang sudah sangat memprihatinkan, kondisinya sudah tidak layak untuk proses belajar anak-anak kita dan sangat berisiko bagi keselamatan siswa siswi dan pendidik itu sendiri,” terangnya.

Dikatakan Noufal, Pelajar dan Pendidik dengan kondisi bangunan yang sudah rapuh, sangat khawatir akan ada material bangunan yang terjatuh saat sedang proses belajar mengajar di ruang kelas.

“Saya sangat berharap perhatian khusus dari Pemerintah Daerah khusunya dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus agar segera dilakukan perbaikan.”

“Bila perlu dilakukan perbaikan secara total terhadap bangunan Gedung SDN 1 FILIAL Pekon Unggak, agar hak untuk mendapatkan tempat pendidikan yang layak dan pantas bagi anak-anak generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *