Rocky Woran : Rencana Kerja Pembangunan Desa Tumaratas Dua TA 2022 Siap Dioptimalkan

455

dutapublik.com, MINAHASA – Dua tahun sejak wabah Pandemi Covid-19 melanda global, di Kab. Minahasa Provinsi Sulut ini tentu memberi dampak pada peningkatan pembangunan yang ada di desa.

Terkait hal ini, setelah dibahas pada Musdes dan masuk RKP, maupun RKPJP, ditahun 2022, direncanakan akan mengoptimalkan program desa yang tertunda sejak Pandemi karena refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Meskipun hampir dua tahun ini belum dilaksanakan karena tersedot ke penanganan Covid-19, karenanya kami berupaya akan melanjutkan kembali pekerjaan kemasyarakatan, salah satunya adalah membangun sarana olahraga yang lebih representatif, pembangunan sarana pariwisata desa, dan pembangunan fisik akses jalan perkebunan dan pertanian di Desa Tumaratas Dua,” jelas Kumtua Desa Tumaratas Dua, Kecamatan Langowan Barat, Rocky Woran.

“Meskipun terkendala dengan adanya Covid-19, banyak program yang belum sempat dilaksanakan karena banyak tersedot untuk penanganan pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Dirinya berharap dengan penuh harapan kiranya tahun depan Covid-19 akan semakin berkurang sehingga anggaran dapat teralokasi pada kegiatan-kegiatan dalam rangka menunjang visi dan misi pemerintah mewujudkan Minahasa semakin hebat.

“Sebab tentu bagi kami masyarakat yang ada di desa merindukan program program fisik yang ada di desa karena selama ini tidak dilaksanakan dan hanya bersumber pada dana desa dan terpotong pada program BLT DD yang diketahui penerima BLT DD berjumlah 150 setahun berjumlah Rp.540 juta,” jelasnya.

Lebih jauh Kumtua Woran menyampaikan jika anggaran tahun depan dapat disalurkan ke pembangunan fisik, tentunya adalah hal yang sangat luar biasa bagi pembangunan yang ada di desa termasuk pembangunan kemasyarakatan.

Diiketahui wilayah desa Tumaratas Dua cukup besar dibanding desa lain, dengan jumlah 580 KK, dan jumlah jiwa sekitar 2 ribuan lebih.

“Maka tentunya untuk mengakomodir semua kegiatan kemasyarakan termasuk pekerjaan fisik dan pembangunan yang ada, memerlukan dukungan dan dana yang cukup besar yang tidak hanya bertumpu pada dana desa saja, namun juga berupaya mendapat bantuan dari SKPD lain seperti Dinas PUPR, Dinas Pertanian, dan Dinas lain,” ucap Kumtua Woran.

“Tentunya tahun depan dan telah masuk perencanaan dan masuk RKP dan RPJP untuk direalisasikan untuk kemajuan desa yang ada seperti sarana jalan desa, jalan dan akses perkebunan, serta jalan akses menuju pariwisata Gunung Soputan yang akan dibangun. Akses jalan yang akan dibangun dalam rangka wisata desa holtikultura, maka jalan perkebunan dan perkebunan akan dibuat baik kedepannya, sarana prasarana bisa berjalan baik dengan didukung oleh masyarakat,” pungkasnya. (EffendyV.Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *