dutapublik.com, TANGGAMUS -Seorang warga Pekon Antar Brak Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus, mendadak mendapat telpon tak henti-henti dari orang tak dikenal pasca melaporkan Kepala Pekonnya ke Inspektorat Kabupaten Tanggamus.
Seorang warga berinisial WA tersebut ditelpon dan disms oleh orang yang tidak dikenalnya sehingga seharian dirinya merasa khawatir atas keselamatannya dan keluarganya.
“Seharian tadi banyak nomor masuk gak saya kenal, tapi saya gak komen, sebelum saya dihubungi, ada sms yang mengaku dari Pardasuka, Talang Padang, dari Gisting, tapi gak ada yang saya tanggapi, saya gak tau itu siapa” katanya, pada Rabu (1/12).
Dijelaskannya sebelum ia ditelpon oleh orang-orang yang tak dikenalnya, dirinya menerima sms mengaku bernama Akbar, ada juga yang mengaku bernama Marhen, namun ia tidak kenal dengan nama-nama yang disebut.
“Sebelum saya dihubungi mereka sms dulu, katanya ada yang namanya Akbar, Marhen, tapi saya gak kenal, ada sekitar 16 orang yang nelpon, tapi gak saya angkat, saya gak kenal sama mereka, yang jelas saya gak tau tujuan mereka apa, karena gak saya tanggapi tadi,” bebernya.
Diakuinya dalam waktu dekat ini, dirinya bersama warga yang lain akan kembali mempertanyakan kepada Inspektorat terkait laporan warga, dengan harapan supaya BLT DD tahap 5 yang tidak dibagikan oleh Kakonnya agar segera ada kejelasan.
“Mungkin dalam waktu dekat ini akan kami tanyakan lagi, biar bagaimana pun juga agar cepat ditanggapi, harapan kami agar cepat ditanggapi, karena seperti janji Pak Gustam kemaren kan, akan membentuk tim investigasi, dan harapan kami bisa terealisasi,” tandasnya.
Dalam hal ini, pasca beredarnya pemberitaan Pekon Antar Brak, ada Oknum wartawan mengaku bernama BH menyampaikan melalui pesan singkat meminta untuk bertemu.
“Selamat malam bang, salam kebal, Bambang Jejak Kasus, besok jam 10 ada waktu gak Bang, ketemuan di Pemda Tanggamus,” tulisnya melalui pesan WhatsApp, pada Rabu (1/12) sekra pukul 20.59 wib.
Selanjutnya BH kembali menghubungi, ia menjelaskan bahwa ada titipan sejumlah uang, diakuinya sejumlah uang tersebut titipan atas nama Mus.
“Minta tolong Bang, ini ada titipan 2 ribu, mohon diterima, ma’af Bang, gak ada maksud apa-apa Bang, hanya menyampaikan amanah dari Bang Mus Ketua PP untuk membantu buat kantor aja, tadi kalau ketemu mau saya jelaskan,” tulis BH dalam Chatnya, pada Kamis (2/12/21).
Sebelumnya, orang yang mengatas namakan Mus PP saat menghubungi awak media dutapublik.com melalui sambungan seluler menyampaikan, bahwa Kepala Pekon Antar Brak adalah saudaranya, sehingga ia meminta agar diselesaikam persoalan di Pekon setempat.
“Saya Bang Mus, Pemuda Pancasila, Mus Bulok, ini dari mana ini, ini dari media apa, asalnya dari mana, itu adik saya lurah itu, ada masalah apa, kalau begitu kita ketemuan aja, kita selesaikan persoalan ini, itu adik saya itu,” kata orang tak dikenal mengaku bernama Mus PP, pada Senin (15/11/21) lalu. (Sarip)





