dutapublik.com, TANGGAMUS – Jalan lingkar Kabupaten yang tak kunjung dibangun tepatnya di Dusun Sukabaru Pekon Tanjung Jati menuju Pekon Kampung Baru Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus, hal itu sangat dikeluhkan masyarakat setempat
Jalan lingkar Kabupaten tersebut tampak sangat memprihatinkan yang keadaannya licin dan membahayakan pengguna jalan. Tak jarang para pengguna jalan terjatuh karena terjebak kedalam lubang yang terisi air. Kerusakan jalan terlihat di beberapa titik seperti jalan berlubang dengan kedalaman mencapai 10 cm, hingga membentuk seperti saluran air
“Jalan penghubung Pekon itu saat ini kondisinya rusak parah. Panjangnya sekitar satu kilo meter. Kerusakan jalan ini sangat fatal karena menganggu masyarakat ketika melintasinya,” keluh Marhadan, warga setempat, pada Selasa (28/12).
Disampaikannya, bahwa jalan penghubung tersebut tidak ada perhatian dari Pemkab setempat hingga puluhan tahun belum pernah ada perbaikan sampai saat ini.
“Jadi wajar kalau jalan ini banyak berlubang, licin,” paparnya.
Atas hal itu, warga Pekon Tanjung Jati sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas PUPR agar dapat membangun akses jalan tersebut yang menghubungkan Pekon Tanjung Jati sampai ke Pemda Tanggamus.
Untuk mendapatkan perbaikan itu, kata dia, pihaknya sudah berupaya mengajukan usulan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus, baik melalui musyawarah rencana pembangunan desa, maupun melalui proposal. Namun sampai saat ini jalan tersebut belum juga dibangun.
”Sudah sering kita ajukan, namun belum ada realisasinya. Ke depan kami berharap pemerintah dapat segera merealisasikan,” harapnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Rohani selaku Kepala Dusun setempat, bahwa sejak dibangunnya badan jalan tersebut tidak pernah disentuh pembangunan dari Pemkab Tanggamus meski puluhan kali diajukan untuk perbaikan.
“Jalan itu dibangun pada zaman Bupati Fauzan. Namun sampai saat ini belum pernah tersentuh pembangunan. Padahal jalan itu merupakan jalan alternatif yang tembus di pusat perkantoran Pemkab Tanggamus,” bebernya.
Sementara, Sekdes Pekon setempat menerangkan, bahwa warga Pekon setempat mengharapkan perbaikan jalan itu, Sebab jalan penghubung tersebut merupakan akses perekonomian masyarakat.
”Melalui jalan inilah masyarakat mengangkut hasil pertanian untuk dijual ke pasar. Tidak hanya itu, jalan ini merupakan jalan tembus menuju Pemda Tanggamus,” terangnya. (Sarip)





