Warga Miskin Hidup Di Rumah Tidak Layak Huni, Kepedulian Pemkab Garut Dipertanyakan

418

dutapublik.com, GARUT – Memang siapa mau jadi orang miskin? itulah pertanyaan yang diucapkan Mang Undang Ejen (56), Mang Abun (52), dan Mang Aep (61). Mereka adalah para kepala rumah tangga yang kesehariannya sebagai buruh tani warga Kp. Neglasasi RT 001 RW 004 Desa Mekarsari Kecamatan Bayongbong Garut.

Lilis Susilawati, Sekdes Desa Mekarsari, membenarkankan bahwa ketiga warganya itu merupakan keluarga tidak mampu yang ada di desanya. Rumah dari ketiga warga tersebut keadaannya sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk dihuni apalagi bersama keluarga istri dan anak-anak mereka, sebab ketidakmampuan masing-masing kepala keluarga yang tidak mampu untuk memperbaiki keadaan rumahnya yang sudah usang dimakan usia.

Disisi lain pemerintah berdasarkan RPJMD 2019-2023, Program Rutilahu termasuk dalam program strategis pemerintah yang ditargetkan tercapai sampai akhir tahun 2023. Dan Pemprov Jabar menganggarkan Rp560 milyar untuk memperbaiki 31.500 unit rutilahu sepanjang 2021 di 27 daerah.

Program rutilahu merupakan komitmen Pemprov jabar untuk memwujudkan hunian yang sehat dan layak untuk ditempati bagi masyarakat khususnya yang tidak mampu dan miskin.

Keluarga calon penerima manfaat program rutilahu merupakan hasil usulan desa/kelurahan melalui LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) atau BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat).

“Sehingga ketiga warga Desa Mekarsari layak sebagai warga penerima manfaat program rutilahu jika kami lihat keadaan dan kondisi rumahnya yang sudah reyot dan tidak layak huni itu segera didaftarkan oleh pemerintahan desanya agar mendapat bantuan sebagai warga yang akan segera menerima program rutilahu,” ujar Sekdes.

Semoga apa yang dikeluhkan warga tidak mampu dan miskin ini dapat didengar oleh Pemerintahan Desa Mekarsari dan kecamatan bayongbong serta pemda garut dan diketahui oleh oleh Pak Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar karena program rutilahu ini komitmen mereka agar warga Garut khususnya dan masyarakat Jabar umumnya dapat menikmati rumah yang layak huni. (hanif made)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *