dutapublik.com, CIANJUR – Sa’adah binti Amas Jamhuri, Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kampung Salakawung Desa Sarampad Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah 12 tahun tidak ada kabar beritanya.
Hal itu yang diungkapkan oleh suami dari PMI Sa’adah, yakni Jejen Jaenudin (60), saat ditemui di kediamannya pada Rabu (4/5).
“Istri saya berangkat pada tahun 2010 melalui PT. Rahmat Jaya Safira. Sampai sekarang sudah dua belas tahun berjalan tidak ada kabar beritanya,” katanya.
Jejen Jaenudin mengisahkan, bahwa kabar pertama yang diterimanya seminggu setelah Sa’adah tiba di Negara Saudi Arabia, adalah istrinya kalau sudah satu bulan gaji akan mengirim uang ke keluarganya.
“Kabar pertama saya terima seminggu setelah sampai, Istri saya bilang kalau sudah dapat gaji bulan pertama akan dikirim. Setelah itu gak ada kabar lagi sampai sekarang,” ujarnya.

Keterangan Gsmbar 2: Sa’adah binti Amas Jamhuri, PMI/TKW Asal Kabupaten CianjurÂ
Ia sudah berusaha menghubungi Pihak PT. Rahmat Jaya Safira didampingi orang bagian imigran tapi tidak ada hasilnya. Usahanya dilanjutkan ke pihak Kemenlu namun lagi-lagi belum ada hasilnya.
“Saya sudah minta tanggung jawab ke pihak PT. Rahmat jasa Safira, bersama Pak Yana dari bagian imigran namun pihak Perusahaan tak ada tanggung jawabnya,” paparnya.
Ia berharap istrinya dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.
Senada dengannya, adik korban Nurjanah (50) menambahkan, bahwa Sa’adah pergi sudah 12 tahun ke Saudi Arabia dan meninggalkan suami dan enam orang anak.
Kini keluarganya sangat mengharapkan Ia pulang dengan selamat.
“Ya keluarga berharap Sa’adah dapat pulang kembali dengan selamat,” harapnya. (Rudiana)





