Kades Tamansari Ai Ratnaningsih Apresiasi Rencana Perkemahan Di Gua Dayeuh

508

dutapublik.com, KARAWANG – Ai Ratnaningsih selaku Kades Tamansari pantau persiapan perkemahan atau jambore se-Kecamatan Pangkalan yang akan digelar di wilayahnya, tepatnya di area wisata religi Gua Dayeuh, Desa Tamansari, Pangkalan, Karawang, Jumat (12/8).

Seperti yang diketahui, Jambore tersebut dimotori oleh pihak Kwarran (Kwartir ranting gerakan Pramuka) Kecamatan Pangkalan. Dimana acara tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari yang dimulai pada Sabtu besok hingga Senin.

Ai datang bersama tokoh setempat, Mamat Djazuli dan beberapa staf Desa Tamansari. Mengenakan hijab berwarna merah muda, berbaju batik dan bercelana putih gading, Kades cantik itu sisir setiap tenda para anak-anak peserta untuk memberi imbauan agar selalu semangat dan berhati-hati, ia pun tidak lupa mengingatkan untuk tetap menjaga alam lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah ya, wilayah kami diberi kepercayaan sebagai tempat acara Jambore sekecamatan pangkalan. Kami mengapresiasi dan menyambut baik acara ini walau tak lupa kami juga mengimbau kepada para panitia dan para peserta agar selalu berhati-hati dan menjaga baik alam kita ini yang masih perawan,” ujarnya.

Selain memberikan dukungan, Ai juga mengharapkan ini menjadi momentum baik bagi anak-anak peserta untuk mengasah mental maupun keterampilan.

“Selain dari mendukung acara ini, kami pihak pemdes Tamansari pun berharap, semoga di momen ini semua peserta mendapatkan kesan terbaik, menjadikan poin atau nilai lebih dalam mengasah mental dan keterampilan mereka,” ujarnya.

Masih kata Ai, ia juga mendoakan semoga acara yang rencana akan dimulai besok Sabtu ini, lancar dan sukses tanpa gangguan apapun hingga selesai pada hari Senin nanti.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kwarran Kecamatan Pangkalan, Drs. H. Ocevant Adiputra mengatakan bahwa ini acara perdana setelah sebelumnya selama dua tahun kebelakang vacum oleh pandemi.

“Setelah pandemi ini baru pertama kali kembali digelar, ya di area Gua Dayeuh, Desa Tamansari ini. Tentunya perasaan kami berbahagia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ocevant Adiputra juga menjelaskan, bahwa acara tersebut lebih tepatnya disebut perkemahan besar bukan lagi jambore. “Kenapa saya bilang begitu, sebab nanti bukan hanya Penggalang saja, besok kita juga akan melibatkan anak-anak siaga dan Penegak. Jadi bukan lagi dikatakan Jambore, tapi Perkemahan Besar,” pungkasnya. (Iwan Ridwan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *