dutapublik.com, CIANJUR – Ratusan warga Desa Mentengsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur,Jawa Barat geruduk pabrik PT Sinar Budi Intraco yang berada di jalan alternatif Jonggol Citampele, Desa Mentengsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Senin (15/8).
Mereka menuntut pihak PT. Sinar Budi Intraco agar warga desa mentengsari dipekerjakan karena banyak yang menganggur. Sesuai kesepakatan awal ketika Perusahan tersebut minta izin warga, pihak perusahaan akan memperkerjakan warga sekitar. Namun kenyataannya saat ini malah banyak warga dari luar Mentengsari yang dipekerjakan.
Somantri, seorang Tokoh warga Mentengsari, mengatakan dulu warga memberikan izin pendirian pabrik dengan harapan bisa bekerja dan tak menganggur.
“Kami Ingin warga sekitar diperkerjakan sesuai dengan kesepakatan sebelum pabrik ini berdiri, harapan kami dengan adanya pabrik ini bisa membuka lapangan pekerjaan bagi warga agar tak menyusahkan pemerintah,” ujarnya.
Namun ia melihat yang terjadi saat ini warga Desa Mentengsari yang ingin masuk bekerja di perusahaan tersebut seperti dipersulit dan dipersoalkan masalah ijasahnya.
“Awalnya mereka memberikan keringanan kepada warga Mentengsari asal ada kemauan cukup dengan KK dan KTP saja, tapi sekarang kenyataannya mana ?,” katanya.
Ia berharap, perusahaan bisa mempekerjakan warga Desa Mentengsari dengan upah yang layak.
“Bupati Cianjur tolong bantu kami, buat apa ada investasi kalau tak ada keuntungan bagi warga masyarakat desa mentengsari,” ujarnya.
Lebih jauh Ia menekankan bahwa kalau tidak ada keputusan dari pihak perusahaan untuk mengakomodir tuntutan warga desa Mentengsari, Ia akan datang kembali dengan masa yang lebih banyak.
“Hari ini kalau tidak ada keputusan maka kami akan datang lebih banyak, kalau tidak ada keputusan yang pro rakyat kami akan melakukan langkah ke DPRD, kalau masih juga tidak ada ya kami akan ke Bupati meminta agar perusahaan ini ditutup saja,” Imbuhnya.
Koordinator Lapangan (korlap) Forum Warga Mentengsari, Yana Nuriyana yang beraudiensi dengan HRD PT Sinar Budi Intraco, mengatakan hasil dari pertemuan warga dengan HRD telah menyepakati jika ada perekrutan harus rekomendasi Forum warga dan pihak desa.
“Pertimbangan HRD juga bakal secepatnya melaporkan kepada owner dan menjalin kemitraan dengan forum warga,” katanya. (RS/Han)


