dutapublik.com, MEMPAWAH – Lampu jalan merupakan penerangan yang biasa terdapat di jalan raya maupun jalan perkampungan, fungsinya adalah membantu aktivitas warga di malam hari agar menimbulkan rasa nyaman dan menghilangkan rasa takut.
Di dua Dusun Desa Peniraman Dalam terdapat lampu jalan mati dan hingga kini belum diperbaiki. Jalan tersebut merupakan akses utama keluar masuknya warga Desa Peniraman Dalam, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar.
Salah satu warga Desa Peniraman Dalam bernama Abdul menuturkan kepada awak media dutapublik.com pada Kamis siang (18/8), bahwa matinya lampu jalan itu sudah cukup lama.
“Lampu jalan ini sudah mati kurang lebih 6 bulanan, ini sebenarnya sangat mengganggu aktivitas warga utamanya malam hari, sebab jalan ini merupakan akses utama untuk ke pasar,” ungkapnya, Kamis (18/7).
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa lampu jalan yang mati bukan hanya satu atau dua akan tetapi terdapat empat titik, hal itu terjadi kurangnya perhatian pemerintah atau instansi dalam melakukan tugasnya yaitu memberikan keamanan dan kenyamanan.
Kini Abdul yang merupakan warga sekitar hanya berharap dan menginginkan peran pemerintah atau instansi terkait agar bisa memperbaiki lampu yang mati.
“Harapan saya kepada instansi terkait supaya lampu itu bisa diperbaiki atau diganti jika mengalami kerusakan, karena kasihan warga, apalagi ada lampu yang mati berada di posisi sepi pemukiman penduduk sehingga warga kalau keluar malam menjadi was-was,” tutupnya. (Munaki)


