Camat Tegalwaru Apresiasi Jambore Ranting XV Tahun 2022

447

dutapublik.com, KARAWANG – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Tegalwaru kembali gelar Jambore Ranting (Jamran) XV selama 3 hari 2 malam di areal persawahan kampung Menteng Desa Cigunungsari Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Jum’at (26/8), bertemakan Ceria, Berdedikasi dan Berprestasi.

Dalam kegiatan Jamran XV, turut hadir Wakil Bupati Kabupaten Karawang H. Aep Syaepuloh, Muspika Kecamatan Tegalwaru, Kepala Desa se-Kecamatan Tegalwaru dan Para Kepala Sekolah.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan kembali kegiatan Jambore Ranting XV dalam rangka memperingati hari Pramuka yang ke-61 tahun 2022 setelah dua tahun tidak melaksanakan karena Covid-19,” kata Karda, SPd., selaku ketua majelis pembimbing gugus depan (Kamabigus) Cigunungsari 1.

Karda menerangkan, Jamran tersebut merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib dilaksanakan di setiap lembaga pendidikan dan kegiatan ini sangatlah baik, karena mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, maka para pelajar harus bersemangat mengikuti kegiatan kepramukaan.

“Jadi, apa pun yang kita lakukan hari ini adalah upaya untuk menyempurnakan diri kita, meningkatkan kapasitas diri kita sebagai seorang pelajar, menempa diri agar jiwa kita, mental kita, fisik kita semakin paripurna.”

Keterangan Gambar 2: Para Peserta Jamran XV

“Alhamdulillah Kegiatan berjalan dengan lancar dan semua pihak mendukung adanya Jambore Ranting ini. Jambore Ranting diikuti 41 gugus depan dengan jumlah peserta 1.493 orang mulai dari tingkatan SD/MI, SMP/ MTs, SMA/SMK/PKBM se-Kecamatan Tegalwaru,” ujarnya.

Sementara, Camat Tegalwaru Drs. H. Mahpudin, M.Si., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiaran Jamran tersebut.

“Kami Muspika Kecamatan Tegalwaru sangat mengapresiasi kegiatan ini dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah yang telah membina kegiatan kepramukaan di lingkungannya masing-masing. Sebab, saya menyadari bahwa upaya tersebut tidaklah mudah.”

“Saya tahu pembinaan kegiatan kepramukaan tidak mudah. Tapi, jika kegiatan kepramukaan tidak hidup di sekolah-sekolah, maka anak-anak kita tidak akan hidup kecintaannya terhadap aktivitas mereka. Maka, Pramuka ini penting untuk dilaksanakan di sekolah-sekolah. Apalagi, kegiatan kepramukaan menyisipkan filosofi pendidikan yang luar biasa, yaitu bahwa menjadi pelajar itu harus gembira, karena pembelajaran itu menyenangkan,” tuturnya.

Usai upacara pembukaan, Camat Tegalwaru memukul Gong tanda dimulainya Kegiatan Jamran XV tahun 2022 dalam rangka memperingati hari Pramuka ke-61. (Jay)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *