Warga Kota Agung Tanggamus Digegerkan Dengan Penemuan Jasad Perempuan Meninggal Dunia Tegantung Dekat Sumur

339

dutapublik com, TANGGAMUS – Seorang Ibu rumah tangga usia (50) warga dusun Way Harum, Pekon Penanggungan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, nekad mengakhiri hidup dengan gantung diri memakai seutas tali plastik di sisi sumur miliknya, tepatnya di dapur rumah nya sendiri. Rabu (28/9/). 

Peristiwa tragis tersebut pertama kali ditemukan oleh anaknya yang pulang sekolah dasar, dan mendapati ibu Tariah sudah dalam keadaan tergantung dekat sumur di dalam rumah korban. 

Menurut keterangan salah satu warga, bahwa kejadian tersebut sekitar siang, pas waktu Dzuhur. Terdengar jeritan sang anak menangis sambil minta tolong sontak membuat kaget warga sekitar.

“Ya bang, kan si anak itu pulang sekolah, dia masih SD, tiba-tiba terdengar suara teriakan dan tangisan minta tolong, sontak membuat kami merasa kaget, pas sampai di dapur, ternyata ibu Tariah sudah tergantung dan diduga sudah meninggal dunia,” ungkap warga.

Baca Juga:  Petugas Gabungan Polsek Cikarang Timur Evakuasi Cepat Korban Tewas Tertabrak Kereta di Cikarang

Masih kata warga menambahkan, bahwa ibu Tariah bersuami namun tidak memiliki keturunan dan mengadopsi seorang anak laki-laki yang mereka rawat dan saat ini sedang duduk di kelas lima SD.

” Suaminya ada tapi sedang di Kebun, biasanya pulang 2 hari sekali, dan mereka suami istri selama ini tidak ada keturunan, mereka mengadopsi seorang anak, ” terang warga.

Di lokasi kejadian pihak kepolisian Sektor Kota Agung Polres Tanggamus bersama Team INAFIS polres Tanggamus mengambil tindakan yang diperlukan dengan diawali memasang garis polisi, dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga:  Satpam SMPN 1 Purwasari Pamer Senpi, Bukannya Serem Tapi Bikin Risih

Kapolsek Kota Agung membenarkan telah terjadi peristiwa Gantung Diri dan korban Meninggal dunia. 

” ya, benar peristiwa gantung diri dan korban meninggal dunia seorang ibu dengan nama Tariah, dan kami tiba di lokasi jenazah sudah dievakuasi oleh pihak keluarga dengan dibantu warga, namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan Autopsi dengan membuat surat pernyataan di atas matrai, untuk motif bunuh diri itu masih dalam penyelidikan oleh team INAFIS polres Tanggamus” tutup Kapolsek. (Sarip). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *