P3UW Lampung Meminta Pemkab Tuba Dorong Percepatan Alih Lahan Kanal Dipasena

355

dutapublik.com, TULANG BAWANG – Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) mengadakan Audensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang (Tuba), diterima oleh Pj Bupati Qudrotul Ikhwan berlangsung di Ruang Kerja Bupati Tuba, Senin (09/01).

Ketua P3UW Lampung, Suratman menyampaikan bahwa tujuan audensi adalah silaturrahmi selanjutnya menyampaikan laporan dan perkembangan terkini pertambakan Bumi Dipasena. Dalam kesempatan ini Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah yang telah dan terus membangun jalan Nasional lintas Rawajitu, hadirnya PT. PLN menerangi pertambakan Dipasena juga bantuan beberapa buah Eksavator dan alat sedot lumpur (Dredger) untuk merevitalisasi pertambakan Dipasena.

“Beberapa kendala yang sedang kami dihadapi, berupa adanya perambah liar di area Green Belt Dipasena, konflik tapal batas dengan Kabupaten lain, yang hal tersebut dimungkinkan akan menjadi pemicu konflik dikemudian hari,” ujarnya.

“Selanjutnya kami memandang perlunya Pemkab Tuba untuk membangun jalan Kabupaten yang berada di lingkup pertambakan Dipasena, demi kelancaran tranportasi darat di wilayah ini” lanjutnya.

Berkenan dengan produksi udang Dipasena, 2 tahun terkhir trendnya menurun, ditengarai akibat belum maksimalnya penanganan Revitalisasi infrastruktur budidaya yang dilakukan secara swadaya dan mandiri oleh petambak, karena faktor luasnya lahan dan keterbatasan sumber pendanaan dan peralatan yang dimiliki oleh P3UW Lampung selama ini.

Karena itu P3UW Lampung melihat perlunya peran aktif dan hadirnya pemerintah dalam menyelesaikan beberapa persoalan tersebut dengan menyeselaikan proses serah terima Hak Guna Usaha (HGU) lahan infrastruktur budidaya dari PT. CP Prima kepada Pemerintah.

“P3UW Lampung telah membantu mendorong percepatan alih lahan HGU dari Perusahaan PT. CPP ke Pemerintah. Harapannya kedepannya pemerintah dapat hadir melakukan revitalisasi kanal-kanal untuk mengurangi dampak sedimentasi dan abrasi, sehingga produksi udang bisa meningkat signifikan” Imbuhnya.

Sementara itu, Pj Bupati Qudrotul Ikhwan mengatakan, Pemkab Tuba akan mencoba mendorong penyelesaian alih lahan dari PT. CPP ke Pemerintah.

“Saat ini yang menjadi titik utama permasalahan adalah proses penyerahan HGU yang belum tuntas”. jelasnya.

Terkait semua batas wilayah, menurutnya, telah selesai dengan tahap menunggu Permendagri antara wilayah Mesuji dengan Tulangbawang.

Ia juga mengatakan, Pemkab Tuba akan terus berkomitmen untuk dapat membantu Bumi Dipasena dalam budidaya udang agar dapat menghasilkan produksi yang maksimal.

“Kami akan terus berupaya membantu P3UW Lampung agar hasil produksi udang yang dihasilkan meningkat maksimal,” lanjutnya.

Pada Audiensi tersebut Ketua P3UW Lampung, didampingi oleh Staf Khusus, Anul Muhlis, Bidang Infrastruktur Budidaya Sutikno Widodo dan Kordinator infra (Korin) Bumi Dipasena Makmur, Suwardi. Hadir juga sebagai perwakilan Pemkab Tuba Asisten II, Kepala BPKAD, Kadis Perikanan, Kadis Perdagangan, Kadis Diskominfo, Kadis DPMPTSP, Kadis Ketahanan Pangan serta Kabag Ekonomi. (HAZWARSYAH).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *