dutapublik.com, GARUT – Bertempat di sekretariat FPPG yang beralamat di Perumahan Pamoyanan Blok 1 telah berkumpul sekira 200 orang anggota LSM FPPG dengan pakaian seragam lengkap melakukan Aksi Damai dan melanjutkan perjalanan menuju ke Pemda Garut, acara kegiatan dimulai sekira pukul 08:00 WIB sampai dengan selesai. Selasa, (31/1).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua FPPG, Sekjen FPPG, Bendahara FPPG, para pengurus yang lainnya serta para anggotanya yang sangat antusias dan penuh dengan semangat.
Dugaan penyelewengan dana nasabah miliaran rupiah membuat LSM FPPG geram dan berunjuk rasa di Pemda Garut dengan dilanjutkan ke Kantor Bank Intan Jabar yang berada dipusat pembelanjaan kota Garut, tidak cukup di situ LSM Forum Pemuda Peduli Garut Yang di nahkodai oleh Asep Nurjaman ini melanjutkan aksi demo ke kantor Kejaksaan Negeri Garut.
Menurut ketua umum FPPG ketika di konfirmasi oleh awak media “kami betul-betul kecewa dengan Bank BIJ milik Pemda Garut ini, dengan pengelolaan manajemen yang buruk sehingga terjadi dugaan korupsi yang ditaksir miliaran rupiah,” imbuhnya.
Dalam G ini menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya yaitu :
1. Kejari Garut dorong penangangan kasus dugaan korupsi Bank Intan Jabar ke Kejati Jabar.
2. Bupati segera lakukan pemutihan seluruh jajaran direksi.
3. Bupati sebagai pemilik modal/pemegang saham wajib mendorong proses hukum yang sedang dilakukan penyidikan oleh Kejati Jabar.
4. Amankan aset pada oknum pejabat Bank Intan Jabar yang telah melakukan kejahatan kerah putih.
5. Ganti Asda 2 dan Kabag Ekonomi dan minta pertanggung jawaban, karena ini sudah jelas adanya dugaan unsur pembiaran yang sifatnya pura-pura tidak tahu.
6. Kembalikan uang rakyat, jangan kau hisap darah rakyat. ( Yaman ).




