Sebagai Bentuk Rasa Simpati, LAMI Akan Ikut Demo Bersama Guru Honorer Di Istana Negara

573

dutapublik.com – KABUPATEN BEKASI Rentetan aksi moral Guru Honorer Kabupaten Bekasi, dalam memperjuangkan hak yang sepatatutnya didapatkan, sebelumnya telah banyak dilakukan. Mulai dari aksi damai di lingkungan Kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi selama lima hari berturut-turut, di mana tuntutan GTK Non ASN yang dikabulkan oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Pada saat itu, Bupati menyampaikan, akan merevisi surat penugasan yang diterbitkan Dinas Pendidikan (Disdik) serta memberikan gaji untuk GTK Non ASN sebesar Rp. 2,8 Juta perbulan flat, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni Kabupaten Bekasi.

Berikutnya dilakukan aksi demo ke KPK, hingga yang sekarang dilaksanakan adalah aksi moral long march para Guru Honorer Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Korda Kabupaten Bekasi.

Aksi tersebut, dinilai Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI), merupakan suatu bukti bahwa kinerja Kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi patut dipertanyakan.

Pasalnya, aksi Guru Honorer yang masih menjadi polemik tersebut, menuai banyak sorotan dari beberapa elemen Masyarakat dan menjadi salah satu persoalan di tingkat Nasional.

Adalah Jonly Nahampun, selaku Ketua Umum LAMI mengatakan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi jangan membuat gaduh dunia pendidikan Kabupaten Bekasi. Karena Ia menilai, aksi moral Guru Honorer telah menjadi buah bibir Masyarakat dan membuat malu Bekasi.

“Carwinda sebagai Kepala Dinas jangan buat gaduh,” ucapnya kepada awak media, pada Selasa (27/4).

Aksi long march 24 Guru Honorer tersebut, lanjut Jonly, akibat imbas pernyataan yang dilontarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, yang tidak akan memperpanjang kontrak kerja 24 orang Guru Honorer yang tergabung dalam FPHI itulah yang menjadi gaduh.

Akibat pernyataan arogan dari Carwinda, sehingga aksi moral long march 24 Guru Honorer ke Istana Negara itu dilakukan. LAMI mendukung penuh aksi Guru Honorer tersebut dan LAMI akan ikut aksi demo bersama Guru Honorer di Istana Negara, pada Rabu (28/4) besok.

“LAMI bersimpati terhadap Guru Honorer. Kami support perjuangan mereka, dari mulai membantu penyediaan santapan sahur, sambutan LAMI Jakarta Raya, hingga besok kita ke Istana Negara bersama Guru Honorer,” tegasnya. (SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *