Yang Bahaya Itu Bukan Soal Media Mainstream Atau Bukan, Tapi Yang Suka Sebarkan Berita

315

dutapublik.com, JAKARTA – Konsekuensi Zaman Digital Tranformasi Teknologi Media, yang harus ditakuti bukan lagi nama medianya, tapi penyebaran berita melalui Android yang kini lebih ditakuti.

“Dulu Mafia boleh hebat, tapi sekarang yang hebat adalah Jurnalis, yang sering menyebarkan berita ke publik,” tegas Agus Flores Ketua Umum Persatuan Wartawan Fast Respon.

Baca Juga:  Puncak Hari UMKM Nasional Ke-6 Tahun 2021 ‘Ekosistem Untuk Transformasi UMKM Masa Depan’

Dia menjelaskan, di zaman sekarang tidak ada nilainya media ini mainstream atau tidak, yang dinilai seberapa banyak berita dari link itu disebarkan.

“Di Indonesia kalau kita berhitung, 60 persen Masyarakat adalah Jurnalis, salah satunya menyebarkan berita di media sosial sudah tergolong jurnalis,” tegas Agus.

Baca Juga:  Kunjungan Ketum-Sekjen FRN Ke Polresta Bandung, Bisikan Apa Yang Disampaikan Ke Kapolres?

Sehingga kalau ada yang bicara bisa membeck up ilegal ilegal, itu omong kosong, karena pastinya jika diketahui media akan terbongkar juga.

“Saya sarankan bersahabat dengan media, jangan petak umpet,” tegasnya. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *