dutapublik.com, JAKARTA – Konsekuensi Zaman Digital Tranformasi Teknologi Media, yang harus ditakuti bukan lagi nama medianya, tapi penyebaran berita melalui Android yang kini lebih ditakuti.
“Dulu Mafia boleh hebat, tapi sekarang yang hebat adalah Jurnalis, yang sering menyebarkan berita ke publik,” tegas Agus Flores Ketua Umum Persatuan Wartawan Fast Respon.
Dia menjelaskan, di zaman sekarang tidak ada nilainya media ini mainstream atau tidak, yang dinilai seberapa banyak berita dari link itu disebarkan.
“Di Indonesia kalau kita berhitung, 60 persen Masyarakat adalah Jurnalis, salah satunya menyebarkan berita di media sosial sudah tergolong jurnalis,” tegas Agus.
Sehingga kalau ada yang bicara bisa membeck up ilegal ilegal, itu omong kosong, karena pastinya jika diketahui media akan terbongkar juga.
“Saya sarankan bersahabat dengan media, jangan petak umpet,” tegasnya. (Uya)





