Bagi Yang Penasaran, Ini Loh Wajah Dari Polisi Pecatan Terduga Pelaku Ilegal Minning


dutapublik.com, MADINA – Seorang mantan anggota Polri yang sebelumnya bertugas di Polres Mandailing Natal (Madina) telah memperlihatkan sikap kasarnya kepada sejumlah jurnalis yang sedang melakukan konfirmasi kepadanya.

Kejadian itu bermula ketika beberapa orang kru media mengkonfirmasi terkait maraknya tambang ilegal di Hutabargot Julu Kecamatan Hutabargot Kabupaten Madina, yang diduga melibatkan dirinya.

Polisi pecatan berinisial BS ii  menghubungi media, lantas menunjukkan sikap arogansinya dan justru menantang beberapa orang wartawan sembari mengatakan bahwa dirinya tidak takut hukum dan peraturan serta tidak takut penjara sembari meminta kepada wartawan agar memuat fotonya besar-besar di media agar gampang dikenal publik..

BS yang pernah dipenjara karena terlibat kasus narkoba diduga telah melakukan pekerjaan yang melawan hukum, yaitu telah melakukan aktivitas ilegal menambang emas PETI di Desa Hutabargot Julu Kecamatan Hutabargot tepatnya di lahan hutan lindung yang seharusnya dilindungi oleh negara.

Aktivitas BS selama ini terlibilang lancar dan aman, itu dikarenakan ada dugaan bahwa usahanya dijaga oleh oknum-oknum nakal para aparat penegak hukum disana.

“Terkait berita yang sudah terbit sebelumnya, saya tidak takut. Buat kalianlah foto saya besar-besar agar cepat dikenal publik dan saya tidak takut sama hukum dan peraturan apalagi penjara,” ucap BS, Senin (9/12/2024).

Dedi Saputra yang diketahui sebagai Ketua DPD LSM Trisakti Madina ditemani oleh Kholil Batubara dari Lembaga Pemerhati Lingkungan Kabupaten Mandailing Natal sangat menyayangkan sikap arogansinya BS yang merasa bahwa dirinya sudah kebal hukum.

“Tak seharusnya BS itu begitu, dia merasa kebal terhadap hukum sementara ia seorang mantan anggota Polisi dan mengerti tentang hukum di negara ini,” kesal Dedi Saputra.

Sutan Nasution juga turut merasa kesal mendengar pernyataannya BS yang mengaku bahwa dirinya tidak takut hukum dan tidak takut dipenjara sementara perbuatannya sudah jelas menyalahi hukum dan salah dimata hukum.

“Terlalu arogan itu si BS, tidak takut hukum katanya padahal pekerjaannya sudah menyalahi hukum dan justru salah dimata hukum,” tegas Sutan.

Sementara itu Kombes Pol Sumaryono selaku Direktur Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, sekira pukul 17.13 Wib, awak media berupaya meminta keterangan terkait hal ini namun hp yang bersangkutan belum bisa dihubungi. (Tim)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *