dutapublik.com, JAKARTA – Dalam Rangka Sinergitas dan Kolaborasi FKBN (Forum Kader Bela Negara) Jakarta Utara, memenuhi undangan dari Kepala BNNK Jakarta Utara AKBP Bambang Yudistira, S.Sos., M.Si.
Kepala Bakorda FKBN Jakarta Utara Dudi Anjung Satriadi beserta jajaran anggotanya, yakni Kabid Penanggulangan dan Pencegahan Narkoba M. Suyudi, Anggota Bidang Humas, Umum dan Kemitraan Eddy Tanjaya datang memperkenalkan diri.
Dudi mengatakan, bahwa BNN dan FKBN Jakarta Utara sama-sama berkomitmen dengan menumbuhkan kesadaran bela Negara dapat menjadi kekuatan besar memerangi Narkoba.
“Langkah Awal yang luar biasa cepat tanggap dari Pak Yudistira kami belum mengirim Surat Audensi sudah diundang sama Beliau suatu Kehormatan bagi Kami. War on Drugs Salam Bela Negara,” ucapnya, pada Rabu (16/2).
Sementara Suyudi menegaskan, bahwa FKBN siap berkomitmen memerangi Narkoba dengan banyak melakukan aksi nyata, yaitu memberikan sosialisasi P4GN.
Sedangkan Yudistira didampingi RB. Indira Maharani S., S.H., selaku Sub Koordinator Sie P2M BNN Kota Jakarta Utara menyambut dengan hangat serta memberitahukan program BNNK yang dapat disinergitaskan bersama FKBN terutama untuk Pemuda-Pemudi, Siswa-Siswi dan Masyarakat Luas tentang Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) sesuai dengan Undang-Undang No. 35 tahun 2009 yang diperbaharui Menjadi Undang-Undang No. 22 tahun 2020 tentang Narkotika.
“Di program ini penting bahwa peran serta masyarakat dan kelompok masyarakat dibutuhkan untuk sama-sama memerangi Narkoba (War On Drugs_red) serta program Kampung Narkoba yang dapat dikolaborasikan dengan Program PKBN (Pembinaan Kesadaran Bela Negara),” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Yudistira, FKBN diminta oleh BNNK apabila ada masyarakat yang menjadi Pecandu atau Pemakai Narkoba jangan takut atau ragu untuk melaporkan.
“Karena sebagai Pecandu yang ingin berhenti menjadi Pengguna dapat perlindungan khusus dari BNN dan juga mendapatkan penanganan secara intensif (Rehabilitasi_red) dari BNNK Jakarta Utara,” imbuhnya. (E. Bule)





