Berawal Dari Peneguran Soal Bisingnya Suara Keluar Masuk Mobil, Warga Peniraman Malah Ditonjok Oleh Pengusaha Penimbunan Solar Subsidi

2862

dutapublik.com, MEMPAWAH – Berawal dari kebisingan suara mobil yang keluar masuk, 2 orang pria cekcok hingga terjadi pemukulan. Kasus pemukulan terjadi pada hari Selasa (31/5) sekitar Pukul 08.00 pagi Di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar.

Hasan warga Desa Peniraman yang merupakan korban Penamparan dan Penonjokan. Pada awalnya Hasan tengah duduk sambil merekap bon, namun akibat mobil keluar masuk konsentrasi nya hilang, lalu ia mencoba untuk tidur namun masih terganggu dengan suara mobil tersebut.

“Saya bangun tidur dan terus mandi, sesudah itu saya merekap bon yang menghabisi waktu sekitaran 30 menit dan di saat rekap bon tidak bisa konsentrasi dan saya tidur lagi akan tetapi tidak bisa tidur juga dikarenakan berisiknya mobil yang keluar masuk,” ungkap Hasan.

Diduga keluar masuknya mobil tersebut menuju tempat jual beli Solar yang dimiliki oleh pria Berinisial M.

Masih menurut Hasan, merasa dirinya terganggu lantas ia pergi menghampiri pemilik usaha jual beli solar dengan meminta agar supir-supir yang keluar masuk pelan-pelan membawa kendaraannya, karena itu mengganggu ketenangan.

“Setelah itu saya masuk ke dalam menuju M yang punya usaha penampung jual beli solar subsidi, jadi saya menegur langsung dan saya minta tolong kasih tahu kepada sopir kalau masuk pelan-pelan,” ujarnya.

Namun respon M malah mengeluarkan kata-kata yang bernada keras, keduanya pun adu mulut hingga emosi tidak bisa terkontrol sehingga M menampar dan menonjok Hasan.

Atas kejadian yang menimpanya, Hasan tidak tinggal diam. Merasa dirinya disakiti ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Pinyuh.

“Saya langsung pulang ke rumah ambil mobil langsung menuju ke Polsek untuk melaporkan kejadian itu,” tutupnya. (Munaki)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *