dutapublik.com, BEKASI – Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Demo, menyampaikan pendapat di muka umum semakin marak terjadi akhir-akhir ini dalam menyikapi sikap Pj Bupati Bekasi H. Dani Ramdan. Aksi ini diawali oleh Gerakan Masyarakat Peduli Bekasi (GMPB), yang di dalamnya yaitu elemen LSM SNIPER INDONESIA, BENTENG BEKASI, GMI dan LSM PENJARA INDONESIA.
Lalu melebar luas elemen gerakan dan masyarakat lain juga ada yang melakukan aksi demo, baik ke Pemkab ataupun ke Mendagri. Semua dengan isu dan tuntutan berbeda, namun pada prinsipnya sama-sama menyikapi Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Ketua Umum LSM SNIPER Indonesia, Gunawan yang akrab disapa Mbah Goen mengatakan bahwa aksi demo yang dilakukan beberapa waktu lalu diduga ada oknum penumpang gelap yang ikut memanfaatkan situasi.
“Saya merasa sudah ada aroma oknum-oknum penumpang gelap yang sepertinya hendak mendompleng di tengah aksi rekan-rekan elemen masyarakat. Bahkan, oknum-oknum tersebut menjadikan barang dagangan “interpelasi” mengatasnamakan DPRD,” ujar Mbah Goen, dalam rilis yang diterima redaksi, Rabu (21/12).
Mereka para oknum, kata Mbah Goen berusaha mendagangkan kepada Pj Bupati, untuk memenuhi kehendak si oknum dan kepentingan golongannya.
Atas adanya aksi para oknum, Mbah dengan tegas menyatakan tetap mendukung DPRD, agar tetap konsisten sebagai wakil rakyat. “Anda ini TERHORMAT, jangan mau dijadikan alat dan diperalat oleh oknum tersebut,” tegasnya.
“Objektif saja, sikapi Pemkab Bekasi sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki DPRD. Evaluasi diri dan jaga kebersamaan dan kekompakan Lembaga DPRD. Jangan mau diperalat kepentingan segelintir oknum,” pungkasnya. (Uya)






